batampos.co.id – Pelan tapi pasti, perpustakaan BP Batam mulai memiliki tempat di minda warga Kota Batam. Mereka secara pribadi maupun kelompok kecil bahkan rombongan besar datang ke perpustakaan yang berlokasi di Batam Center ini.
Tercatat beberapa sekolah yang mengandakan kunjungan kesana. Sebut saja SMA Maitreya Wira, Siswa SMA Maitreya Wira Kunjungi Perpustakaan BP Batam lalu SD Yehonala pun Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Al-Jabar dan masih banyak lagi.
Belum lama ini, Play Group dan TK Rabbani mengunjungi perpustakaan BP Batam.
Didampingi oleh Kepala Sekolah Puput Nurhayati dan 7 guru pendamping. Rombongan diterima langsung oleh Pjs. Kasubbag Perpustakaan BP Batam Sapaomi, bertempat di lantai 2 Gedung B, Pusat Teknologi dan Informasi (IT Centre) BP Batam.
Kunjungan ke perpustakaan BP Batam dalam rangka menumbuhkembangkan minat baca para muridnya. Selain itu sebagai pengenalan dini tentang perpustakaan kepada para murid bahwa di Batam sudah memiliki perpustakaan.
Saat ini Perpustakaan BP Batam memiliki koleksi sebanyak 9.839 judul bahan pustaka yang terbagi dalam 11 kategori.
Perpustakaan BP Batam dalam pengelolaannya sudah menggunakan system yang terintegrasi.
“Untuk sistem pencarian menggunakan system OPAC ( Online Public Accses Catalogue) sedangkan untuk panduan pengolahan menggunakan system DDC (Dewey Decimal Classification),” jelas Aan Andiriana staf fungsional perpustakaan dalam pemaparannya.
Perpustakaan Badan Pengusahaan (BP) Batam bisa disebut sebagai oase bagi warga Batam. Ia hadir tidak saja untuk karyawan BP Batam tetapi dibuka untuk umum sejak 2008.
Bila ingin mengetahui lebih dekat tentang pembangunan Pulau Batam ya datang ke perpustakaan BP Batam. Pasalnya Perpustakaan BP Batam sebenarnya termasuk jenis perpustakaan khusus.
Ia hadir untuk memenuhi kebutuhan bahan pustaka/informasi di lingkungannya dalam rangka mendukung pengembangan dan peningkatan lembaga maupun kemampuan sumber daya manusia.
Perpustakaan khusus juga mempunyai karakter khusus apabila dilihat dari fungsi, subyek yang ditangani, koleksi yang dikelola, pemakai yang dilayani, dan kedudukannya. Sehingga dari hal tersebut nantinya akan terlihat dengan jelas perbedaannya dengan perpustakaan-perpustakaan pada umumnya.
Perpustakaan BP Batam ini pertama kali dibuka di Hari Bakti ke-37 BP Batam atau tepatnya 26 Oktober 2008. Kala itu, Kepala BP Batam Mustofa Widjaja yang membuka langsung bersama Kepala Perpustakaan Nasional, Daddy P. Rachmananta.
Setelah dilakukan penataan mencakup aspek ruangan, koleksi, sistem pelayanan maupun SDM, pada 22 Desember 2009, perpustakaan BP Batam diresmikan penggunaannya kembali oleh Ketua BP Batam Mustofa Widjaja, dengan menempati Gedung B Pusat Teknologi Informasi (IT Center) BP Batam di lantai 1 dan 2.
Perpustakaan ini diharapkan akan memberikan kontribusi dan manfaat dalam rangka melestarikan dan memasyarakatkan proses dan hasil pembangunan Otorita Pengembangan Daerah Industri Pulau Batam (Otorita Batam), yang kini bertransformasi sebagai Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam.
Kendati pendiriannya dimaksudkan untuk melayani kebutuhan karyawan BP Batam, namun dalam penerapannya, Perpustakaan BP Batam tetap memberikan pelayanan kepada masyarakat umum yang memerlukan informasi.
Koleksi buku-bukunya pun berkembang ke berbagai cabang ilmu pengetahuan. (*)
