
batampos.co.id – Pembangunan rumah susun sewa (Rusunawa) Badan Pengusahaan (BP) Batam di Tanjunguncang memenuhi target. Rusunawa tersebut dipastikan akan rampung akhir tahun ini. Saat ini pembangunan sudah rampung 90 persen dan tinggal penyelesaian tahap akhir.
Pantauan di lapangan, pengerjaan saat mulai fokus pada pemasangan aksesoris seperti pemasangan keramik dan pengecatan. Sementara pembangunan fisik gedung sudah selesai yang mana bangunan dua twin blok telah berdiri tegak di pinggir jalan menuju kawasan Teluk Pandan. Puluhan pekerja terus gesah menyelesaikan dua gedung rusunawa itu.
“Iya akhir tahun sudah harus selesai ini, makanya harus digesa. Pekerjaan tinggal ini saja. Pemasangan keramik sampai cat,” ujar Jimi, seorang pekerja.
Pihak BP Batam sebelumnya mengakui jika pembangunan rusunawa tersebut rampung akhir tahun ini.
“Ini program dari Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat untuk menyediakan rumah sewah murah kepada pekerja di Tanjunguncang dan sekitarnya. Akhir tahun sudah rampung,” ujar Humas BP Batam Andi Antono, beberapa waktu lalu.
Sesuai dengan rencana yang ada, rusunawa tersebut terdiri dari dua twin blok seperti yang sudah dibangun itu dengan total rumah sebanyak 244 unit.
Rampungnya pembangunan rusunawa itu disambut baik oleh kalangan pekerja galangan di Tanjunguncang. Mereka berharap agar biaya sewa rusun tersebut benar-benar murah sehingga bisa dijangkau oleh kalangan pekerja. “Bagus itu tapi kalau boleh ya jangan mahal-mahal sewanya nanti. Namanya sewah murah ya harus benar-benar murah dan tidak salah sasaran,” harap Hartono, warga Kampung Cunting yang lokasinya tak jauh dari pembangunan Rusunawa tersebut. (eja)
