
batampos.co.id – Jalan layang Simpang Jam sudah selesai dibangun. Diprediksi akhir Desember jalan layang ini sudah mulai beroperasi. Selain jalan layang Simpang Jam, Pemko juga merencanakan pembangunan jalan layang baru di Simpang Kepri Mall di tahun 2018.
“Untuk Detail Engineering Design (DED) jalan layang di Kepri Mall sudah kami buat,” kata Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, Senin (18/12).
Guna pembangunan jalan layang ini terealiasi, ia mengajak seluruh unsur pemerintahan kota Batam, baik pemko, DPRD dan BP Batam bersama-sama mendatangi Kementerian PUPR memberikan DED tersebut. Sehingga ketika DED sudah masuk di kementerian bisa langsung dianggarkan.
“Kehadiran jalan layang ini sangat penting terutama dalam mengatasi kemacetan. Makanya kita rencanakan tahun 2018 sudah mulai dibangun kementerian PUPR,” terang Rudi.
Selain jalan layang, ia juga mengajak seluruh unsur pemerintah daerah untuk mendatangi Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Tujuannya ialah untuk meminta aset Mal Pelayanan Publik (MPP) yang saat ini dimiliki oleh provinsi Kepri untuk diserahkan ke pemerintah kota.
“Bersama-sama kita (Pemko dan DPRD) ke kemendagri. Karena provinsi di bawah kemendagri, aset itu bisa diserahkan,” kata Rudi.
MPP ini diakui Rudi, bisa dimanfaatkan sebaik mungkin jika ditangani langsung oleh Pemko. Apalagi sedikitnya di MPP ini memiliki 400 pelayanan publik baik swasta dan pemerintah.
“Kalau sudah kita yang punya, lantai dua dan tiga bisa kita manfaatkanm,” beber Rudi. (rng)
