Kamis, 23 April 2026

Pak Wali, Harga Cabai dan Telur Naik

Berita Terkait

Rianti, menyusun telur di tokonya di Pasar Fanindo, Tanjunguncang, Batuaji, Kamis (21/12).  F. Dalil Harahap/Batam Pos

batampos.co.id – Sejumlah komoditas pokok di pasar tradisional Batam terus merangkak naik menjelang perayaan natal dan tahun baru. Tak hanya harga sayur mayur, harga daging ayam hingga telur juga merangkak naik.

Seperti di pasar Tos 3000 Jodoh, harga cabai merah keriting berkisar Rp 45-50 ribu sekilo, harga cabai hijau Rp 40 ribu sekilo dan cabai rawit Rp 42 ribu sekilo. Begitu juga dengan harga bawang merah Rp 30 ribu sekilonya.

“Sudah dari Sabtu harganya naik. Kemungkinan beberapa hari lagi kembali naik,” ujar Murni pedagang cabai, kemarin.

Menurut dia, harga cabai kemungkinan bisa naik lagi karena penyaluran ke Batam sedikit. Banyak dari pedagang yang tidak mendapat cabai untuk dijual.

“Mungkin karena cuaca jadi penyalurannya sedikit, bisa jadi harga ini naik lagi,” imbuhnya.

Tak hanya cabai, harga tomat juga naik dari Rp 8000 menjadi Rp 12 ribu perkilonya. Harga sawi putih dari Rp 12 ribu jadi Rp 15 ribu perkilonya.

“Ada yang naik dan ada yang turun, bayam Rp 10 ribu sekilo dari harga Rp 8 ribu sekilo,” ujar Agus penjual sayur singkat.

Sementara harga daging ayam potong berkisar Rp 35-36 ribu perkilonya. Bahkan, untuk bagian jeroan (hati dan rempelo) juga ditawarkan Rp 32 ribu perkilonya.

“Harga memang segini, kemarin sempat turun jadi Rp 33 ribu, sekarang naik lagi jadi Rp 35 ribu tadi pagi malah Rp 36 ribu,” imbuh pedagang ayam potong.

Begitu juga dengan harga telur ayam buras satu papan Rp 38 -42 ribu. Bila belinya per 10 butir maka harganya berkisar Rp 13-14 ribu.

“Harga telur memang naik terus. Baru satu minggu ini naik. Beli perpapan lebih hemat. Ukurannya juga bisa milih, beda dengan yang beli per 10 butir yang sudah di pack,” imbuh Risma pedagang telur. (she)

Update