
batampos.co.id – Raja Ariza langsung bersuara lantang pada apel pertamanya sebagai Penjabat Wali Kota Tanjungpinang, Rabu (24/1). Ia menegaskan setiap aparatur sipil negara (ASN) mesti bersikap netral jelang pelaksanaan Pilkada Tanjungpinang 28 Juni mendatang.
Profesional dan taat aturan, kata Ariza, menjadi keharusan bagi seluruh ASN di lingkungan kerja Pemko Tanjungpinang. “Simpan saja pilihan di dalam hati, tetap profesional dan taati aturan. ASN hanya bertugas bukan berpolitik,” tegas Ariza.
Selama lebih kurang 10 bulan ke depan memegang kendali pemerintahan, Ariza akan menjaga netralitas ASN yang berada dalam daftar teratas dari sederet tugas yang diembannya. Netralitas ASN, diakui Ariza, sebagai indikator kerja pemerintahan yang profesional, bersih, dan beretika.
“Ini merupakan tangung jawab saya yang sangat berat, mengapa saya katakan sangat berat, karena netralnya TNI dengan netral nya ASN berbeda. Jadi kita harus bijak, bagaimana kita menempatkan diri selaku ASN,” kata Ariza.
Meskipun demikian, Ariza juga menghormati hak pilih yang dimiliki oleh ASN sebagai warga Indonesia. Hanya saja, ASN yang dilarang untuk mengikuti kampanye, bahkan memberikan tanggapan terkait aktivitas kampanye di media sosial. “Walau itu cuma tombol like, karena itu ASN harus benar-benar memahami aturan dan berintegritas menjalankannya,” pungkas Ariza. (aya)
