
batampos.co.id – Sekitar 2.500 e-KTP yang sudah dicetak menumpuk di Kantor Kecamatan Sagulung. Pihak kecamatan meminta kepada warga untuk segera mengambil e-KTP tersebut.
Camat Sagulung, Reza Khadafi mengatakan tumpukan e-KTP yang mengendap di kantor kecamatan itu merupakan data dari tahun 2017.
“Bahkan ada yang dari tahun 2016,” ujar Reza, Kamis (25/1).
Ia mengklaim, pihaknya berkali-kali menghubungi warga pemilik kartu agar segera mengambil. Tak hanya dihubungi via telepon, di kantor camat pihaknya memasang papan pengumuman dan memberitahu warga lain agar diteruskan ke warga pemilik kartu.
“Padahal Disdukcapil sudah memprosesnya lebih cepat,” katanya.
Ia mengira warga yang belum mengambil itu karena faktor kesibukan atau sedang berada di luar kota. “Kemungkinan juga ada yang sudah pulang kampung. Karena prosesnya lama, jadi ditinggal begitu saja,” jelasnya.
Tak hanya e-KTP yang mengendap, penumpukan berkas juga terjadi di kecamatan dengan jumlah penduduk terbanyak di Batam ini. Reza menyebutkan hingga saat ini ada 8.000 berkas yang menunggu untuk di cetak.
Sementara itu, Kepala Disdukcapil, Said Khaidar mengatakan sepanjang tahun 2017 sedikitnya 64 ribu e-KTP sudah rampung dicetak. Dari jumlah tersebut sudah 70 persen yang diambil pemiliknya. “Laporan dari camat memang masih banyak yang belum ambil, padahal sudah diinfokan,” katanya belum lama ini.
Untuk itu, dia mengimbau kepada camat dan lurah untuk bekerjasama demi menyukseskan pendistribusian KTP tersebut.
“KTP ini data penting, jadi tolong yang sudah mendapat SMS untuk bisa mengambil KTP elnya,” imbau Said. (une)
