Rabu, 4 Februari 2026

Gubernur Bersiap Rombak Kabinet

Berita Terkait

Arif Fadilla. F.Yusnadi/Batam Pos.

batampos.co.id – Gubernur Kepri, Nurdin Basirun mengaku akan bersiap-siap untuk melakukan evaluasi kabinet kerjanya. Apalagi banyak posisi strategis untuk tingkat pratama yang dipegang oleh Pelaksana Tugas (Plt). Bahkan Pemprov sudah berencana menunjuk Kepala Kantor Regional (Kanreg) XII Badan Kepegawaian Nasional (BKN) Pekanbaru sebagai ketua Panitia Seleksi (Pansel).

“Ya memang ada sejumlah posisi yang ditinggal pejabat, karena sudah purna tugas. Sehingga sementara waktu diemban oleh Plt,” ujar Gubernur Nurdin menjawab pertanyaan media, kemarin.

Menurut Gubernur, posisi yang lowong bukan hanya posisi Jabatan Tinggi Pratama (JPT). Tetapi untuk pejabat administrasi atau eselon III juga mengalami kekosongan. Diakui Gubernur, dirinya sudah meminta Badan Pertimbangan Pangkat dan Jabatan (Bapperjakat) Pemprov Kepri melakukan evaluasi menyeluruh.

“Kita juga terus berupaya untuk menerapkan yang namanya the right man on the right place. Artinya tidak menuntup kemungkinan terjadinya pergeseran posisi,” papar Gubernur.

Belum lama ini, Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kepri, TS Arif Fadillah yang merupakan Ketua Baperjakat Kepri mengatakan, pihaknya sudah mendapat restu dari BKN pusat, terkait rencana melakukan mutasi serta lelang jabatan (Open bidding,red) sebelum pejabat tersebut pensiun dari jabatan yang diemban saat ini.

“Jadi saran BKN, boleh saja, asalkan rentang waktunya tidak begitu lama,” ujar TS. Arif Fadillah. Ditegaskan Sekda Arif, Pemprov sudah menujuk Kepala Kantor Regional (Kanreg) BKN Pekanbaru sebagai ketua pansel.

Menurut Sekda, tentative pelaksanaanya, dirinya masih menunggu perintah Gubernur. Menurut Arif, jika sudah instruksi Gubernur, pihaknya siap bekerja. Disebutkannya, tahun 2018 ini tidak banyak jajaran kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Pemprov Kepri yang sudah masuk pensiun. Adapun mereka yang sudah masuk daftar di mejanya, antara lain adalah Kadis Pendidikan, Kadis Kebudayaan, Kadis Koperasi, Usaha Kecil Menegah, Dispenda, Staf Ahli dan beberapa lainnya.

“Tahun 2019 ada lebih banyak, tapi saya tidak hapal. Bukan hanya esselon II saja, tetapi di eselon III juga ada posisi yang harus kita isi,” papar Arif.(jpg)

Update