batampos.co.id – Sebanyak 800 ton beras yang ada di Bulog Batam mengalami turun mutu, sehingga tidak bisa didistribusikan sebelum adanya proses pembersihan. Beras yang didatangkan dari Thailand tersebut sudah berada di bulog sejak tahun 2016 lalu.
“Beras turun mutu ini masih layak dikonsumsi masyarakat tapi harus diproses dulu,” kata kepala gudang Bulog Batam, Supatno, Rabu (7/3).
Untuk saat ini, kata dia, Bulog Batam memiliki stok 386 ton beras yang siap didistribusikan. Proses pendistribusian sendiri menunggu arahan direksi Bulog.
“Kalau ada arahan kita distribusikan, rata-rata pendistribusian setiap bulan 250 ton,” tuturnya. (rng)
