Selasa, 7 April 2026

Kontainer Pelni Berisi Ribuan Botol Mikol

Berita Terkait

Jajaran Polres Bintan membongkar kontainer yang disegel kemarin dan isinya ribuan mikol ilegal, Kamis (8/3). F. Slamet Nofasusanto/Batam Pos

batampos.co.id – Satu dari lima kontainer yang disegel polisi akhirnya dibongkar di Mapolres Bintan, Kamis (8/3) sekitar pukul 15.00 WIB. Kontainer milik PT Pelni Logistics itu berisikan sekitar 850 kardus dan 9.840 botol minuman beralkohol (mikol) dari 13 merek berbeda, antara lain Grey Goose Vodka, Jack Daniel, dan merek lainnya.

Sementara itu lima kontainer masing-masing berlabel, empat kontainer milik Pelni Logistics dengan nomor SBNU216054, SBNU2001400, SBNU 160546, SBNU 2002261, dan satu kontainer PIDC dengan nomor SBNU000061.

Informasi di lapangan, selain satu kontainer berisikan mikol, kontainer lainnya dicurigai berisikan alat kosmetik, alat kesehatan (alkes) dan pakaian import dari Taiwan. Barang selundupan ini dicurigai berasal dari salah satu gudang di Batu 6 Tanjungpinang.

Pembongkaran kontainer pertama dipimpin Kabag Ops Polres Bintan Kompol Hari Yayono didampingi Kapolsek Bintan Timur AKP Abdul Rahman, Kasat Reskrim AKP Adi Kuasa Tarigan, PPNS Disperindag Pemkab Bintan Setia Kurniawan, Pelindo, dan Pelni Cabang Tanjungpinang.

Sebelum dibongkar, lima kontainer di atas mobil kontainer dipindahkan ke lapangan dekat asrama polisi Polres Bintan. Pemindahan kontainer memakan waktu lebih dari satu jam. Setelah semua dipindahkan, petugas kepolisian merusak gembok kontainer untuk mengetahui isinya. Ternyata isinya, kardusan. Saat dibuka di dalamnya botol mikol.

Kapolres Bintan, AKBP Boy Herlambang membenarkan lima kontainer diamankan. “Siang ini, kemarin akan dilakukan pembongkaran dan penghitungan isinya,” ujarnya.

Terpisah pihak Pelni Cabang Tanjungpinang, Putra mengatakan atas kejadian ini pihak Pelni mengalami kerugian. Sewa satu kontainer ditaksir Rp 15 juta. “Mengenai isinya, kami menerima laporan jika muatan adalah bahan bangunan. Laporan itu disampaikan pihak pengurus barang kepada pihak Pelni,” ungkapnya.

Sementara itu, pembongkaran kontainer kedua baru dimulai sekitar pukul 18.30 sore, Dari pembongkaran itu, ditemukan adanya alat kosmetik, pakaian, dan mainan anak. “Pembongkaran harus selesai malam ini, mungkin bisa sampai besok,” tukas seorang perwira.(met)

Update