Jumat, 1 Mei 2026

Dari 45 SMP Negeri di Batam, hanya 9 Sekolah yang Bisa Laksanakan UNBK

Berita Terkait

Siswa SMPN 3 Batam tengah melakukan simulasi Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK)
| Yulitavia/Batam Pos

batampos.co.id – Ujian Nasional (UN) di Indonesia sudah menggunakan komputer. Namun, di beberapa daerah hal itu masih menjadi kendala karena minimnya sarana pendukung. Di Batam misalnya, dari 45 SMP negeri, hanya sembilan sekolah saja yang bisa melaksanakan ujian berbasis komputer ini.

“Berbicara UNBK harusnya komitmen dari pemerintah daerah untuk memajukan sekolah yang ada di Batam,” kata Aman, anggota DPRD Batam, Senin (26/3).

Menurutnya, bila di tahun 2017 lalu, pemko tidak menganggarkan untuk pengadaan komputer. Hal ini juga terjadi di tahun 2018 ini. Pengadaan komputer dan jaringan yang sejatinya sudah dimasukan di dalam rencana kegiatan anggaran, akhirnya ditiadakan dengan alasan rasionaliasi anggaran.

Padahal, lanjut Aman, UNBK sudah jadi program nasional. Hal ini dapat dilihat dari 8,6 juta siswa yang akan mengikuti UN secara nasional, sekitar 6,2 jutanya atau 75 persen UNBK.

“Bandingkan dengan Batam. Artinya sebagai kota metropolis kita jauh tertinggal dari kota-kota lain,” papar Aman.

Ia menjelaskan, ketersedian jaringan internet, sarana prasarana, dan komputer yang masih minim di sekolah menjadi faktor utama pelaksanaan UNBK.

“Kita DPRD sebenarnya sudah berulang kali mendorong lewat penganggaran. Tapi tak tahu kenapa ini tidak dimasukan,” sesalnya.

Aman berharap, sudah seharusnya ada anggaran yang disediakan untuk mendukung UNBK dari APBD. Hal ini dirasa sangat penting, karena sebagai bentuk kepedulian pemerintah terhadap peningkatan kualitas siswa.

“Masak kita ketinggalan terus. Harusnya pemko komit dengan persiapan UNBK,” imbuhnya. (rng)

Update