Senin, 6 April 2026

Limbah Merusak Jaring Nelayan Penyengat

Berita Terkait

Pak Itam (kiri) mempersiapkan jaring pengepung agar limbah tidak mencemari kerambanya. F.Faradila/Batam Pos

batampos.co.id – Limbah yang memapari perairan Tanjungpinang sejak dua hari lalu mulai memberikan dampak negatif. Jaring-jaring ikan milik nelayan dari Pulau Penyengat rusak bernoda hitam akibat terkena limbah. “Malah kena mesin pompong kami juga kok ini,” kata nelayan Penyengat yang akrab disapa Pak Itam ini, Kamis (29/3).

Menurut Pak Itam, bukan ia dan teman-temannya di Penyengat yang terkena dampak limbah ini. Nelayan-nelayan lain di kawasan Senggarang dan Kampung Bugis juga merasakan dampak merugikan dari limbah ini. “Malah di sana lebih parah dari kami,” ungkap Pak Itam.

Lantaran belum ada tindak lanjut guna menanggulangi limbah di laut ini, Pak Itam pun berinisiatif membuat jaring pengepung. Hal ini dilakukan agar dampak buruk dari limbah itu tidak sampai mengenai keramba yang sudah terpasang.

Karena bila hal ini tidak dicegah, kata Pak Itam, bisa menyebabkan kerapu di dalamnya bisa mati. Pak Itam berharap pemerintah bisa lekas bereaksi atas limbah yang kini sudah memapari laut Tanjungpinang. Hal ini agar kerugian lebih besar yang dialami nelayan bisa dapat diminimalisir.

Sebab, dalam taksiran Pak Itam, kerugian jikalau alat tangkap rusak dan ikan banyak yang mati, kerugiannya tidak main-main. “Bisa belasan juta juga,” ungkap Pak Itam.(aya)

Update