
batampos.co.id – Aksi premanisme kembali meresahkan warga Batuaji. Kali ini dialami oleh seorang siswa SMPN 38 Batam yang dipalak sekelompok anak remaja bertato saat hendak berangkat ke sekolah, Selasa (3/4), Ani, ibu korban menuturkan kejadian itu
menimpa anaknya saat berangkat ke sekolah. Ditengah jalan, anaknya dihadang oleh sekelompok remaja yang tengah mangkal di sekitar Perumahan Central Raya, Tanjunguncang.
“Untung anak saya tidak diapa-apain. Cuman diambil uangnya saja,” ujar Ani saat melapor ke Mapolsek Batuaji.
Dia mengatakan uang yang dipalak sejumlah remaja tersebut tidaklah banyak. Namun aksi tersebut tentu sangat meresahkan orang tua, terlebih bagi anak-anak yang sering lewat di lokasi tersebut.
“Takutnya mereka malak dengan cara kekerasan. Bisa jadi mereka bawa senjata tajam, kan kita tak tahu,” katanya.
Menurut anaknya, kelompok yang memalak dia adalah remaja yang sering nongkrong di warnet di ruko yang ada di samping Perumahan Taman Cipta Dua. Sekelompok remaja itu memang sering meresahkan warga karena kerap menganggu anak sekolah.
“Kalau yang sering nongkrong di sana saya tahu dan sering melihat mereka,” katanya.
Ia pun berharap pihak kepolisian bisa segera menangkap agar hal tersebut tidak dialami oleh anak sekolah lainnya.
“Selama ini anak anak sekolah SMPN 38 dan anak anak Sd 006 perumahan Central Raya banyak yang jalan kaki pulang sekolah, saya yakut mereka juga menjadi korban,”kata Ani.
Kapolsek Batuaji Kompol Syahfrudin Dalimunte mengaku akan segera menindaklanjuti. Pihaknya juga akan melakukan patroli rutin guna mencegah hal-hal tersebut terulang kembali. (une)
