batampos.co.id – Tim pengamanan terpadu sebanyak 1.130 personel akan mengamankan penyelenggaran pagelaran Batam Menari 2018 pada 8 April nanti. Tim tersebut terdiri dari TNI, Polri, Satpol PP, Dishub Kota Batam, dan Ditpam BP Batam.
TNI akan menurunkan 200 personel terdiri dari Yonif Raider/136 sebanyak 100 personel dan Yon Marinir 10/SBY sebanyak 100 personel. Kemudian Polri menurunkan 400 personel terdiri dari Polresta Barelang sebanyak 200 personel, Sat Brimobda Kepri sebanyak 100 personel dan Sabhara Polda Kepri sebanyak 100 personel.
Lalu Satpol PP Pemko Batam menurunkan 100 personel, Dishub menurunkan 30 personel dan Ditpam BP Batam menurunkan 400 personel.
“Untuk lokasi parkir nanti, ada di depan Welcome to Batam untuk bus dan truk pasukan tim pengamanan terpadu,” kata Direktur Ditpam BP Batam, Brigadir Jenderal Suherman di Polresta Barelang, Rabu (4/4).
Sedangkan parkiran di depan Asrama Haji dan parkiran Mesjid Raya untuk bus siswa sekolah.
Lalu Parkiran Mal Pelayanan Publik diperuntukkan bagi masyarakat yang datang dari Batamcentre, Nongsa, Bandara dan sekitarnya.
Begitu juga dengan parkiran DPRD, Gedung Pemko dan Graha Kepri.
“Dan parkiran di sekitar Jalan Ocarina sekitar Tabita Furniture dan depan Hotel 01 untuk masyarakat yang datang dari Sekupang, Batuaji dan Tiban,” katanya.
Dan parkiran BP Batam dan di Jasa Raharja untuk tempat parkir VVIP. Di tempat yang sama, Wakasatlantas Polresta Barelang AKP Kartijo mengatakan penutupan arus akan dimulai sejak Sabtu pagi hingga pukul 10.00 WIB.
“Ditutup untuk latihan Batam Menari yang terakhir kemudian dibuka kembali. Lalu ditutup kembali mulai pukul 12.00 WIB karena acara sudah dimulai sejak Sabtu siang,” katanya.
Lalu pada MInggu pagi akan ditutup kembali karena ada gladi resik terakhir yang diisi oleh 150 instruktur tari. Pada siang hari akan ditutup kembali sekitar pukul 12.00 WIB karena acara pelengkap Batam Menari akan dimulai. Jalan ditutup hingga selesai acara Batam Menari ini pada tengah malam.
Untuk jalur yang ditutup kata Kartijo ada di Simpang Harmoni One menuju bundaran BP hingga Mesjid Raya. Penutupan arus tidak akan terjadi di Pelabuhan Ferry Internasional sehingga masyarakat bisa melewati Simpang Bank Indonesia karena jalannya tak ditutup kecuali jika ada hal tak terduga.(leo)
