Jumat, 17 April 2026

Stok Sembako di Karimun Aman

Berita Terkait

Aktivitas di Pasar Puan Maimun, Karimun. F. Tri Haryono/batampos.co.id

batampos.co.id – Dinas Perdagangan, Koperasi, UKM dan ESDM Karimun terus melakukan pemantauan terhadap harga bahan-bahan pokok di lima pasar tradisional di Tanjungbalai Karimun. Tujuannya untuk melihat ketersediaan kebutuhan sembako di beberapa lokasi. Kelima pasar tradisional tersebut adalah Pasar Puan Maimun, Pasar Baru Meral, Pasar Teluk Uma, Pasar Kundur, dan Pasar Moro.

”Hingga kini stok sembako masih mencukupi. Inilah manfaatnya kita melakukan pemantauan setiap pekan,” jelas Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, UKM dan ESDM Karimun M Yosli M Yosli, Jumat (6/4).

Dari 19 komoditi sembako yang rata-rata dikonsumsi oleh masyarakat setiap harinya, harga satuan atau per kilogramnya tidak jauh berbeda dengan harga di pasar lainnya. Artinya, harga komodisi tersebut masih terjangkau masyarakat walaupun ada beberapa jenis komoditi yang naik.

”Kalau dilihat, Pasar Moro harganya ada selisih sekitar dua hingga empat ribu rupiah di beberapa komoditi sembako,” ujarnya.

Dikatakan, rata-rata jenis komoditi yang dibeli oleh masyarakat, yaitu beras, telur ayam ras, gula pasir, minyak goreng, bawang merah, bawang putih, cabai merah, cabai rawit.
Sedangkan, untuk daging segar hingga saat ini masih tetap harganya Rp 150 per kilogram, sementara daging beku hanya Rp 80 ribu per kilogram. ”Kalau di Moro daging sapi jarang orang yang menjual. Rata-rata mengkonsumsi ikan,” kata Yosli lagi.

Aktivitas para pedagang di Pasar Puan Maimun berjalan seperti biasa. Menurut pedagang, tidak ada lonjakan pembeli, walau bulan Ramadan tinggal satu bulan lagi, tepatnya Mei mendatang.

”Sepilah bang. Bukan masalah harga sembako. Sekarang pembeli tidak ada pasca pengurangan karyawan perusahaan yang di kawasan FTZ setahun lalu,” keluh Ucok, salah seorang pedagang daging segar di Pasar Puan Maimun.(tri)

Update