batampos.co.id – Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memberikan edukasi mengenai Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) kepada ratusan mahasiswa sekota Batam di Gedung BP Batam, Kamis (5/4).
“Kami memberikan edukasi mengenai APBN mulai dari mekanisme penyusunannya hingga penggunaannya untuk sektor-sektor produktif,” ujar Deputi I BP Batam Purwiyanto usai acara.
Ia memaparkan APBN merupakan salah satu instrumen negara yang digunakan untuk kesejahteraan rakyat.
“Mahasiswa memiliki pemahaman yang objektif tentang APBN sehingga isu-isu yang berkembang terkait APBN bisa disikapi dengan bijaksana dan konstruktif,” jelasnya lagi.
Dalam kesempatan ini, materi yang diajarkan menyangkut soal penyusunan APBN hingga reformasi keuangan negara dan dukungan APBN unutk pembangunan di Indonesia, khususnya di Batam.
“Yang kita harapkan seluruh stakeholder punya persepsi yang sama. Dan yang penting adalah pemahaman yang tepat,” katanya.
APBN ditentukan oleh DPR dan pemerintah. Bentuknya adalah UU yang diajukan oleh pemerintah dan kemudian dibahas dan disetujui oleh DPR dengan saran dari DPD RI.
“Banyak sekali tahapan yang harus dilalui, mulai dari usulan, pembahasan hingga pengesahan,” jelasnya.
Dalam proses pembahasan itu APBN akan digodok bersama. Tujuan untuk mencapai kesejahteraan rakyat akan dibahas lebih mendalam. Sehingga penggunaa APBN di semua daerah, khususnya Batam benar-benar mendukung kesejahteraan rakyat.
“Yang tujuannya harus konstruktif. Untuk Batam misalnya, pembangunan di daerah ini seusai dengan tujuan-tujuan yang sudah dirumuskan,”jelasnya.
Sedangkan Kepala Seksi penyusunan APBN Aksa Nugraha mengatakan tantangan APBN untuk kedepannya dilihat dari Ruang fiskal terbatas, Mandatory spending dan belanja wajib relatif besar dan kualitaas belanja yang lebih baik.
“Lalu penyerapan anggaran belum optimal yang menjadi tantangan kementrian keuangan dalam menyusun APBN,” pungkasnya.(leo)
