batampos.co.id – Melengkapi rangkaian Pameran Foto APFI 2018, Panitia APFI 2018 melakukan kunjungan ke PT Khiant Sukses Batam, Sabtu, (5/5/2018).
Dalam kunjungan yang diikuti sejumlah Mahasiswa Politeknik Negeri Batam tersebut, Teddy dan Ghandur, perwakilan Astragraphia Document Solution, memperkenalkan mesin Fuji Xerox Iridesse Production Press, mesin cetak single pass, enam warna pertama di Indonesia.
“Kelebihan mesin ini terletak pada tonernya. Selain 4 warna umum, Cyan, Magenta, Yellow dan Black, Fuji Xerox Iridesse dilengkapi warna emas, silver, dan bening (spot UV),” jelas Teddy, sambil mengoperasikan mesin printer seukuran lemari pakaian tersebut.
Karena itu, Fuji Xerox Iridesse diperuntukkan segala jenis material kertas dan plastik. Bahkan mesin ini mampu mencetak kertas sepanjang 1.2 m tanpa sambungan.
“Ukuran tak lazim tersebut, biasanya untuk kebutuhan pencetakan brosur ukuran A3 dalam 3 lipatan,” jelas Ghandur, menambahkan.
Untuk diketahui, PT Khiant Sukses Batam, merupakan mitra Astragraphia. Percetakan yang berada di Seipanas ini, salah satu percetakan terbesar yang sangat terkenal di Batam. Didukung 6 mesin cetak berbagai jenis dan kemampuan, percetakan ini mampu mencetak segala kebutuhan perkantoran dan bisnis.
Dalam kesempatan itu, Ketua pelaksana APFI 2018 Immanuel Sebayang, menjelaskan, kunjungan tersebut merupakan pengalaman baru bagi mahasiswa dan pewarta foto, yang sering berhubungan dengan desain dan pencetakan.
“Seperti yang kita ketahui, astragraphia merupakan perusahaan yang konsisten dalam hal cetak dokumen. Melalui kunjungan ini kita bisa lihat langsung dan membuktikan kecanggihan mesin, yang konon harganya mencapai Rp 4.5 miliar, ” ujarnya takjub.
Diakhir acara, rombongan menutupnya dengan foto bersama Lina, perwakilan manajemen PT Khiant Sukses Batam beserta Manajer area Batam Astragraphia M. Iqbal. (wel)
