Jumat, 13 Februari 2026

Mc Dermott Rekrut 6000 Karyawan Hingga 2021

Berita Terkait

batampos.co.id – Geliat pertumbuhan ekonomi diperkirakan akan semakin membaik. Hal ini ditandai dengan membaiknya investasi yang dilakukan Perusahaan konstruksi minyak dan gas pertama dan terbesar di Batam, Mc Dermott.

“Ada 4 proyek tahun ini. Rencananya akan dijalankan mulai Juni, Juli, Oktober dan November. Sedangkan untuk dua tahun setelahnya, proyek juga sudah kami terima,” kata Director of Batam Fabrication Operation Mc Dermott, Ray Reagan saat menerima kunjungan Kepala BP Batam Lukita Dinarsyah Tuwo, Jumat (25/5).

Sehingga untuk jangka waktu hingga 2021, Mc Dermott akan merekrut sekitar 6000 karyawan. Ray mengaku hal ini terjadi karena iklim dan atmosfer bisnis di kota Batam semakin bagus.

“Peningkatan juga terjadi karena perbaikan infrastruktur yang mendukung kegiatan perusahaan. Mengingat pada 2019 hingga 2020 mendatang, MC Dermott akan disibukkan dengna kegiatan konstruksi minyak dan gas,”katanya lagi.

Ia optimis dalam enam bulan kedepan aktivitas di workshop Mc Dermott akan kembali terlihat. Sedangkan Kepala BP Batam Lukita Dinarsyah Tuwo mengatakan BP siap mencari solusi atas hambatan yang dialami oleh Mc Dermott dan perusahaan industri lainnya di Batam.

“Industri konstruksi minyak dan gas adalah salah satu industri yang krusial di Batam dan tentunya sangat potensial. Industri ini juga akan meningkatkan sektor industri lainnya, baik itu pariwisata atau pengembangan logistik di Kota Batam.” terang Lukita.

Ia menjanjikan akan mencari cara untuk mempermudah perizinan terutama yang berkaitan dengan lalu lintas ekspor barang.

“Kami siap jadi solusi dari permasalahan yang dihadapi Mc Dermott dan perusahaan lainnya terutama mengenai kemudahan investasi bagi investor asing dan pelayanan lalu lintas barang ekspor impor,” ucapnya.

Ketua Himpunan Kawasan Industri (HKI) Kepri Oka Simatupang melihat gairah industri semakin meningkat di Batam.

“Investor yang eksis sudah mulai ada yang ekspansi. Dengan kemudahan perizinan seperti KILK, mereka bisa ekspor dalam waktu empat bulan. Ini karena bisa bangun duluan, kalau tidak bisa setahun baru bisa ekspor,” ucapnya.

Ia hanya mengimbau kepada pemerintah daerah dan masyarakat Batam agar bisa menjaga iklim industri agar tetap kondusif.

“Biar investasi itu bisa masuk. Selain pemerintah memberi kemudahan, kita juga jangan ribut-ribut lagi yang bisa mengesankan bahwa Batam itu tidak aman,” pungkasnya. (leo)

Update