Senin, 6 April 2026

IJTI Kepri Berbagi dengan Anak Yatim

Berita Terkait

Sekretaris IJTI Kepri , Oca, menyerahkan secara simbolis sembako dan santunan kepada pengurus panti Asuhan Permate, Tembesi, Sagulung, jumat (26/5). F Dalil Harahap/Batam Pos

batampos.co.id – Untuk pertama kalinya salah satu organiasi jurnalis media visual yakni, Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Provinsi Kepri, menggelar IJTI Berbagi di yayasan Panti Asuhan Permate Tembesi Sagulung, Jumat (25/5) malam.

Program yang digagas oleh ketua IJTI Kepri, Agus Fathurrahman atau yang akrab disapa Bagas, bersama seluruh pengurus IJTI Kepri ini memberikan bantuan berupa santunan kepada anak yatim piatu, sekaligus berbuka bersama di panti asuhan yang didirikan oleh Suharmanto ini sejak tahun 2008.

Menurut Bagas, kegiatan berbagi bersama anak yatim piatu merupakan wujud kepedulian jurnalis terhadap mereka yang membutuhkan.

“Berbagi adalah sesuatu yang nikmat dan menyenangkan. Kami ingin masyarakat tahu kalau jurnalis juga merupakan profesi yang peduli terhadap sesama. Kami ingin para jurnalis di bulan Ramadan yang baik ini bisa ikut merasakan kebersamaan dengan anak yatim piatu, memliki kepekaan sosial meski aktivitas jurnalis juga tinggi di lapangan dalam berburu informasi,” ujar Bagas.

Pada pertengahan Ramadana, lanjutnya, IJTI Kepri juga akan menggelar kegiatan yang sama, berbagi dengan anak-anak yatim piatu di panti asuhan yang berada di kawasan TPA Punggur.

“Kami ini hanya sekedar perantara saja. Siapa saja masyarakat yang mampu, pejabat ataupun lainnya yang ingin menyumbang atau memberikan bantuan tapi tak tahu ke mana, kami dari IJTI Kepri siap untuk memfasilitasi hal itu untuk penyalurannya langsung ke panti-panti asuhan yang ada di Batam,” terang Bagas.

Sementara ketua Yyasan Panti Asuhan Permate Tembesi, Suharmanto merasa bersyukur dan berterimakasih kepada para jurnalis yang telah sudi mengunjungi sekaligus memberikan santunan kepada anak panti asuhan yang dikelolanya selama 10 tahun.

“Kami berharap, kegiatan-kegiatan sosial seperti ini bisa berkelanjutan dan bisa ditiru oleh instansi yang ada demi kepedulian terhadap anak yatim piatu,” terang Suharmanto, warga kelahiran asli Purworejo Jawa Tengah ini. (gas)

Update