Jumat, 10 April 2026

Antisipasi Mudik, Tambah 7.000-an Slot Penerbangan

Berita Terkait

ilustrasi

batampos.co.id – Berbagai upaya terus dilakukan untuk memastikan arus mudik tahun ini berjalan lancar. Dari transportasi penerbangan, pemerintah memastikan untuk menambah jumlah slot penerbangan yang ada.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan, dibanding moda transportasi lain seperti kereta, pesawat udara termasuk moda yang masih bisa ditingkatkan. Oleh karenanya, kebijakan slot penerbangan diambil pemerintah.

“Di udara kami sudah melakukan upaya peningkatan kapasitas,” ujarnya di sela-sela rapat dengar pendapat (RDP) dengan komisi V di Komplek Parlemen, Jakarta, kemarin (6/6).

Terkait jumlahnya, Basuki memperkirakan ada sekitar 7 ribuan slot penerbangan tambahan. Di mana 3.500 di antaranya penerbangan dari Jakarta.

“Kita menambah 3.500 slot penerbangan dari jakarta. Kalau seluruh Indonesia kira-kira dua kali lipat,” imbuhnya.

Secara pasar, dia juga menilai sangat potansial. Pasalnya berdasarkan kajiannya, kenaikan jumlah penumpang di moda transportasi udara naik diprediksi naik sembilan persen.

Untuk mengimbangi kenaikan jumlah slot penerbangan, pihaknya juga sudah meminta pihak pengelola bandara untuk menambah jam operasionalnya. Setidaknya bisa sampai pukul 24.00 setiap harinya selama masa mudik. Di akuinya, saat ini, masih banyak bandara yang hanya beroperasi hingga pukul 18.00 dan 20.00.

Lebih lanjut lagi, guna memastikan tidak ada kendala teknis yang bisa mengacaukan jadwal penerbangan, pihaknya juga sudah meminta maskapai untuk melakukan pengecekan.

“Kita minta penerbangan memaksimalkan penggunaan pesawat berbadan lebar,” tuturnya.

Sementara untuk masyarakat, Budi mengajak untuk tidak langsung mudik di hari pertama libur. Diakuinya, berdasarkan kajiannya, puncak arus mudik bergeser dari 12 – 13 Juni menjadi 8 – 9 Juni menyusul perubahan jadwal cuti. Namun dia berharap, agar pemudi bisa menggunakan waktu 10 – 11 Juni.

“Untuk masyarakat, kami himbau agar memesan tiket jauh-jauh hari,” tuturnya.

Sementara itu Kementerian PAN-RB memanfaatkan momentum mudik lebaran untuk memperkenalkan sistem pengelolaan pengaduan pelayanan publik nasional (SP4N) – Lapor! Sosialisasi dilakukan di sepanjang rute mudik. Mulai dari Jakarta sampai Surabaya.

Asisten Deputi Perumusan Kebijakan dan Pengelolaan Sistem Informasi Pelayanan Publik Kementerian PAN-RB M. Imanuddin menjelaskan sosialisasi SP4N-Lapor! dilakukan mulai 8 Juni hingga 14 Juni. Dengan rute mulai dari Merak, Cirebon, Semarang, hingga Surabaya.

“Tidak hanya sosialisasi. Masyarakat atau pemudik juga bisa menggunakannya ketika ada keluhan ada masalah terkait layanan publik saat mudik,” katanya di Jakarta (6/6).

Imanuddin mengatakan begitu laporan layanan publik masuk ke aplikasi SP4N-LAPOR! akan langsung diteruskan ke unit atau instansi terkait. Pelaporan layanan publik ini berbasis teknologi informasi, sehingga masyarakat bisa memantau sejauh mana penanganan atas laporan yang diajukan.

Dia menegaskan pelayanan publik tidak boleh berhenti, meskipun ada libur lebaran. Masing-masing instansi layanan publik tetap beroperasi dengan personel jaganya masing-masing. Seperti layanan publik terkait kesehatan, lalu lintas, keamanan, layanan pemadam kebakaran, dan sejenisnya. (far/wan)

Update