batampos.co.id – Badan Usaha Pelabuhan (BUP) Karimun menargetkan pendapatan Rp 3 miliar untuk tambahan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Karimun tahun ini. Target tersebut sesuai dengan pendapatan tahun lalu yang diperoleh salah satu Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), yakni PT Karya Karimun Mandiri (KKM).
“Alhamdulillah, target tahun lalu kita sudah tercapai, mudah-mudahan tahun ini sama pada tahun lalu,” kata Dirut BUP Karimun M Syahrizal, Selasa (24/7).
Untuk itu pihaknya, terus membuat terobosan-terobosan untuk meningkatkan laba dalam pengelolaan kepelabuhanan. Sehingga, pelabuhan yang dikelola BUP Karimun ke depannya benar-benar menjadi pelabuhan yang bertaraf nasional maupun internasional.
Salah satunya, membangun dermaga kargo di Pelabuhan Parit Rempak, Kecamatan Meral melalui dana bantuan dari Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau sebesar Rp 10 miliar. Dermaga kargo tersebut akan menjadi penunjang infrastruktur kepelabuhan untuk meningkatkan pelayanan.
“Yang jelas kita secara bertahap memperbaiki fasilitas umum di beberapa pelabuhan di bawah BUP Karimun. Terutama, pelabuhan penumpang yang banyak memberikan kontribusi kepada kita,’’ ungkapnya.
Selain itu, pihaknya juga merencanakan pembangunan gudang di kawasan Parit Rampak agar dapat langsung dilalui mobil truk pengangkut barang. Karena saat ini barang yang telah diturunkan dari kapal disimpan dahulu di dalam gudang dan diangkut ke konsumen secara manual.
“Mimpi saya nanti gudangnya canggih, minimal sama dengan pelabuhan besar. Yang jelas 10 atau 20 tahun ke depan Pelabuhan Parit Rampak ini akan besar. Sekarang baru ada dua gudang tertutup dan satu gudang terbuka,” kata Syahrizal.
Saat ini banyak yang mengantre untuk menyewa gudang. Calon penyewa menurutnya siap untuk membayar berapapun biaya sewa gudang untuk menyimpan barang-barang. Saat ini baru tiga pengguna jasa saja yang sudah menyewa gudang di Pelabuhan Parit Rampak.
“Anda bisa lihat sendiri, sekarang saja untuk sewa gudang banyak antre. Artinya, potensi kepelabuhan dalam meningkatkan pendapatan sangat besar. Tinggal kita secara pelan-pelan menambah infrastrukturnya,” ucapnya.(tri)
