Selasa, 7 April 2026

Karimun Jadi Kota Layak Anak

Berita Terkait

Bupati Karimun Aunur Rafiq menerima penghargaan dari Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI Prof Yohana Susana Yembise, Senin (23/7) malam. F. Dokumentasi Bagian Protokol Karimun untuk batampos.co.id 

batampos.co.id – Kabupaten Karimun dinobatkan sebagai Kota Layak Anak (KLA) kategori Pratama. Predikat itu diraih di Hari Anak Nasional (HAN) 2018. Penghargaan pertama KLA ini diterima langsung Bupati Karimun Aunur Rafiq dari Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Prof Yohana Susana Yembise di Surabaya, Jawa Timur, Senin (23/7) malam.

”Alhamdulillah, dalam bulan ini kita mendapatkan dua peng-hargaan sekaligus. Yang pertama laporan kinerja pemerintah daerah (LPPD) dari peringkat tiga naik ke peringkat dua. Kemudian dua hari lalu di Surabaya saya menerima langsung penghargaan dari Menteri PPPA berupa kota layak anak,” ujar Rafiq, Selasa (24/7).

Prestasi KLA, kata Rafiq, berkat kerja keras seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD). ”Saya harapkan prestasi yang sudah diraih tahun ini dapat dipertahankan dan sekaligus ditingkatkan untuk tahun-tahun mendatang,” katanya.

Harapannya, agar tahun depan bisa naik dari kategori pra­tama ke Madya atau langsu­ng kategori Utama dan Nindya. ”Un­tuk itu, setelah tiba di Kari­mun saya akan menggelar ra­pat bersama OPD untuk membahas tentang apa saja fasilitas dan sarana yang harus ditambah untuk meningkatkan status kota layak anak,” bebernya.

Diakuinya, Karimun masih kurang tempat bermain anak yang aman dan nyaman. ”Kemudian seperti di daerah lain ada tempat ibadah, seperti masjid yang dijadikan masjid layak anak,” paparnya.

Yang jelas, lanjut Rafiq, sesuai dengan pesan dan arahan dari Menteri PPPA bahwa keluarga menjadi unsur yang sangat penting untuk mendidik anak. Sehingga, pola asuh anak dalam keluarga juga harus mendapatkan perhatian yang serius.

Kemudian, pemerintah juga akan mengupayakan dengan cara sosialisasi dan menggandeng instasi lain untuk menciptakan bagaimana anak tidak menjadi korban dan sekaligus pelaku kejahatan. ”Terakhir, pada tahun ini dicanangkan anak Indonesia harus sehat, aman dan bahagia,” tutupnya. (san)

Update