
Haidan (kaos merah) dan Deri (kaos biru), dua nelayan saat dijemput di Pelabuhan Kijang, sebelum menuju ke Desa Kelong, Selasa (24/7) sore. F. M Kurniawan untuk batampos.co.id
batampos.co.id – Dua nelayan Desa Kelong, Haidan, 28, dan Deri, 26, yang sempat hilang kontak di Perairan Berakit dan ditemukan di Perairan Anambas, akhirnya kembali ke keluarganya.
Babinkamtibmas Desa Kelong Brigadir M Kurniawan saat dikonfirmasi, Rabu (25/7) membenar-kan dua nelayan yang terombang ambing di laut selama 15 hari telah kembali ke Pulau Bintan. Kedua nelayan tersebut tiba di Pelabuhan Sri Bintan Pura (SBP) Tanjungpinang pada Selasa (24/7) sekitar pukul 16.15 WIB.
“Saya bersama Pak Taufik, Kepala SPK Polsek Bintan Timur dan keluarga kedua nelayan menjemput di Tanjungpinang,” katanya.
Dikatakannya, kedua nelayan tersebut bertolak dari Kecamatan Jemaja, Kabupaten Anambas menaiki kapal feri cepat VOC Batavia sekitar pukul 09.00 WIB dan tiba di Tanjungpinang sekitar pukul 16.15 WIB.
“Setelah kami jemput di Pelabuhan SBP Tanjungpinang, kami langsung menuju ke Pelabuhan Kijang,” kata lelaki yang akrab disapa Frengky.
Sekitar pukul 17.15 WIB, kedua nelayan menaiki boat pancung untuk berlayar ke rumahnya di Desa Kelong. Diberitakan sebelumnya, boat yang dinaiki ke-duanya rusak saat mencari ikan di Perairan Berakit sehingga membuat keduanya terombang ambing ke Perairan Malaysia dan Laut Cina Selatan.
Setelah dibantu perbekalan dan perbaikan mesin yang rusak oleh nelayan Thailand, keduanya bisa kembali ke perairan Indonesia tepatnya di Perairan Jemaja, Kabupaten Anambas.(met)
