
batampos.co.id – Bandara Internasional Hang Nadim Batam mendatangkan 30 orang satuan pengamanan bandara (Avsec) yang baru, Senin (6/7). Nantinya ke 30 orang ditempatkan di pos-pos yang selama ini dirasa kurang personelnya.
“Contohnya itu untuk X Ray kargo, di sana hanya 4 orang saja. Padahal kebutuhannya sebanyak 8 orang,” kata Direktur BUBU Hang Nadim, Suwarso, Senin (6/7).
Selain itu, patroli di Hang Nadim harusnya dilaksanakan minimal perdua jam sekali. Tapi karena kekurangan anggota, patroli dilaksanakan 3 kali dalam sehari.
“Dengan adanya anggota baru ini dapat memaksimalkan pos-pos yang selama ini kekurangan anggota,” tuturnya.
Sebanyak 30 orang personel ini, kata Suwarso didatangkan dari luar Kepri, salah satunya dari Surabaya. Penerimaan luar daerah ini sudah dilaksanakan beberapa bulan yang lalu. “Nantinya mereka akan menjalani masa orientasi seminggu dulu, habis itu langsung bekerja,” ungkap Suwarso.
Selain mengambil tenaga Avsec dari luar, Hang Nadim juga akan merekrut dari Batam. Kini proses penerimaan tersebut masih terus berlangsung. Untuk lamaran Avsec ini, kata Suwarso dapat diantarkan ke HRD BP Batam.
“Minimal itu syaratnya memiliki sertifikat basic Avsec. Penerimaan lokal (Batam) ini kira-kira 30 personel lah,” tuturnya.
Suwarso menuturkan saat ini personel Avsec Hang Nadim sebanyak 157 orang. Dan idealnya untuk mengamankan Hang Nadim membutuhkan personel pengamanan sekitar 210 orang.
Penambahan personel bandara ini, diharapkan juga mampu mencegah penyelundupan sabu melalui Hang Nadim. Hingga kini, Avsec Hang Nadim sudah mengagalkan 23 kali percobaan penyelundupan sabu.
“Tak hanya mencegah penyelundupan sabu saja, tapi pengamanan bandara secara menyeluruh,” tuturnya. (ska)
