
batampos.co.id – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Engku Haji Daud Provinsi Kepri di Tanjunguban telah siap menampung pasien gangguan jiwa. Termasuk, jika nanti usai periode pemilihan legislatif ada calon legislatif (caleg) yang stres karena gagal duduk di kursi dewan.
Humas RSUD Engku Haji Daud Provinsi Kepri di Tanjunguban, Iranti menjelaskan instalasi jiwa baru dibuka 8 Agustus lalu. Terdiri dari dua lantai yang masing-masing lantai memiliki enam kamar. Dari 12 kamar, terdapat 1 kamar isolasi.
”Sebenarnya kalau pasien bisa tenang, satu kamar bisa dua pasien. Tapi kalau yang sedikit mengalami gangguan akibat traumanya atau ngelantur, sebaiknya sekamar sendiri,” katanya.
Pasien jiwa di rumah sakit ini akan langsung ditangani ahlinya. Seorang dokter spesialis kejiwaan telah ditempatkan di instalasi jiwa rumah sakit itu. Selain itu, juga ditugaskan satu dokter umum dan sembilan perawat yang akan merawat pasien di instalasi jiwa.
”Perawat yang di sini telah kami magangkan di beberapa rumah sakit jiwa termasuk RSJ di Aceh,” jelasnya.
Iranti mengatakan, saat ini terdapat tiga pasien jiwa yang dirawat di instalasi jiwa RSUD Engku Haji Daud. ”Jadi, sebelum mereka masuk, dianalisa. Pintu masuknya sama dari Instalasi Gawat Darurat (IGD) atau poliklinik. Nanti setelah didiagnosa alami kejiwaan, akan ada lagi pemeriksaan di Instalasi Jiwa, baru kemudian dirawat,” katanya.
Karena minimnya sarana dan prasarana, pihaknya baru sebatas menerima pasien yang mengalami kejiwaan kategori ringan. ”Kalau berat belum karena sarana dan prasarana belum menunjang. Termasuk caleg jika mengalami gangguan jiwa, rumah sakit siap menampung,” jelasnya.
Saat ini pihaknya sedang menjajaki kerja sama dengan Dinas Sosial (Dinsos) kabupaten/kota di Kepri untuk penanganan pasien jiwa. Sebab di Kepri, hanya di RSUD Engku Haji Daud yang memiliki instalasi kejiwaan. ”Di Kepri, satu-satunya di Tanjunguban,” tukasnya.(met)
