Sabtu, 25 April 2026

Pelanggan PDAM Lingga Tumbuh

Berita Terkait

Pekerja PDAM sedang mengecek pipa, beberapa waktu lalu. F. Wijaya Satria/batampos.co.id

batampos.co.id – Jumlah pelanggan air bersih yang dikelola Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Lingga bertambah. Pada 2017, jumlah pelanggan sebanyak 5. 285 dari total penduduk Kabupaten Lingga sebanyak 102.013 jiwa. Sementara pada 2019 hingga Juli, jumlah pelanggan menjadi 5.566 orang.

“Ada perkembangan pelanggan PDAM di Kabupaten Lingga ini. Artinya, pemenuhan air bersih untuk masyarakat sudah lebih membaik,” ujar Direktur PDAM Kabupaten Lingga Sazali ketika ditemui di ruang kerjanya, Senin (27/8) pagi.

Pertumbuhan ini tentunya sangat membantu PDAM untuk berbenah dan menjadikan perusahaan air bersih tersebut menjadi lebih maju. Selain itu, untuk menjalankan tugas dari Pemerintah agar cakupan wilayah PDAM semakin luas, petugas PDAM juga telah melakukan sosialisasi di sejumlah daerah lainnya.

Saat ini ada empat kecamatan di Kabupaten Lingga, yakni Kecamatan Singkep Barat, Singkep Pesisir, Kecamatan Lingga Utara dan Kecamatan Senayang telah memiliki transmisi penyaluran air sendiri berikut bangunan merupakan bantuan dana pusat. Sehingga keempat wilayah ini tidak dalam administrasi PDAM.

“Kami telah melakukan sosialisasi kepada masyarakat di empat wilayah tersebut agar ke depan dapat menjadi wewenang PDAM, tapi itu masih dalam wacana,” kata Sazali.

Selain penambahan pelanggan, Sazali menjelaskan kalau PDAM telah berbenah dalam hal sarana dan prasarana dibantu oleh sejumlah instansi seperti pembangunan waduk di Gunung Muncung, Air Gemuruh. Pembangunan waduk oleh Balai Wilayah Sungai Sumatera (BWSS) IV telah selesai namun masih memerlukan beberapa perbaikan lagi.

Menurut Sazali sejumlah petugas telah melakukan survei ke lokasi waduk dan didapati sejumlah kekurangan yang harus segera di selesaikan. Terlebih permintaan BWSS sudah rampung yakni pemasangan pipa transmisi sepanjang 250 meter oleh Pemkab Lingga telah selesai dikerjakan.

“Kemungkinan ada pekerjaan tambahan seperti penanaman rumput atau sebagainya agar waduk dapat beroperasi baik. Setelah itu mungkin ada penyerahan kepada PDAM,” ujar Sazali.(wsa)

Update