Selasa, 12 Mei 2026

Polisi Siagakan 3.284 Personel untuk Jaga Mapolda

Berita Terkait

x.batampos.co.id – Hari ini, Rabu (10/10/2018) direncanakan Amien rais akan memenuhi panggilan Polda Metro Jaya sebagai saksi kasus berita hoax Ratna Sarumpaet.

Setelah sempat mangkir pada pemanggilan pertama pekan lalu.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono mengatakan, pengamanan dilakukan secara ketat. Karena kan melibatkan massa pendukung dari PA 212. Sehingga dilakukan antisipasi pengamanan massa.

“Kami kerahkan 3.284 personel untuk pengamanan dalam pemeriksaan Amien Rais sebagai saksi di Mapolda Metro Jaya,” kata Argo, Rabu (10/10).

Selain pengamanan, pihaknya juga menyiapkan pengalihan arus lalu lintas. Namun sifatnya situasional. Karena diperkirakan jumlah massa yang akan hadir cukup banyak.

Pihaknya melakukan pengamanan massa pendukung Amien Rais untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan. “Kami lakukan pengamanan. Kami tidak mau massa pendukung itu membuat kerusakan dan mengganggu ketertiiban umum atau membawa senjata tajam (sajam),” Tegas Argo.

Tim penyidik Ditkrimum PMJ berharap yang bersangkutan tidak kembali mangkir sebagai saksi kasus berita bohong Ratna Sarumpaet. Pemanggilan kedua tersebut, Argo belum mengetahui pasti apakah yang bersangkutan bersedia hadir atau tidak.

Pemeriksaan Amien sendiri akan dilakukan hari ini sekira pukul 10.00 WIB. Sebelumnya Amien telah dipanggil pada pekan lalu namun mangkir. Ini merupakan pemanggilan keduanya sebagai saksi untuk kasus Ratna Sarumpaet.

“Pemanggilan jam 10.00 WIB, infonya Pak Amien akan hadir. Kami tunggu saja,” tandasnya.

 

Ilustrasi: Polda Metro Jaya mengerahkan 3.284 personel untuk amankan aksi Kawal Amien Rais. (Issak Ramadhani/JawaPos.com)

Massa Persaudaraan Alumni (PA) 212 bakal mengawal pemeriksaan politikus senior Amien Rais di Mapolda Metro Jaya hari ini, Rabu (10/10). Namun dipastikan mereka tidak bisa merangsek masuk.

Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Setyo Wasisto mengatakan, meraka hanya diperbolehkan mengantar sampai luar saja. Hanya kuasa hukum dan yang bersangkutan saja yang diperbolehkan masuk.

“Ya kami lihat saja, yang jelas mereka tidak bisa masuk semua ke ruangan, tidak cukup,” ujar Setyo di kantornya, Selasa (9/10) kemarin.

Menurutnya ruang pemeriksaan kapasitasnya terbatas. Sehingga tidak bisa jika semua massa pengawal bisa ikut masuk. Kendati demikian dirinya memastikan akan memberikan tempat yang baik selama pemeriksaan Amien Rais.

“Kecuali kalau meriksanya di lapangan parkir sana ya. Ini kan memeriksanya di dalam ruangan, di tempat yang enak, yang AC, kami berikan tempat yang baik lah,” singgung Setyo.

Soal apakah ada pengamanan khusus mengingat jumlah massa yang diprediksi lumayan banyak, Setyo enggan berkomentar. “Kita lihat saja nanti,” imbuhnya.

Namun yang pasti, harusnya ada pemberitahuan ke pihak Kepolisian terkait pengerahan massa tersebut sesuai dengan UU Nomor 9 Rahun 1998.

“Itu artinya kan mereka melakukan unjuk rasa. Ya toh? Mana unjuk rasa mereka mau mengantarkan, itu kan berbeda, ini kan unjuk rasa,” ujar Setyo.

Dalam perkara ini, pemanggilan Amien Rais berkaitan dengan penyidikan kasus dugaan penyebaran berita bohong alias hoax dengan tersangka Ratna Sarumpaet. Mantan Ketua MPR itu sempat bertemu Ratna bersama calon presiden Prabowo Subianto dan Wakil Ketua DPR Fadli Zon. Pertemuan dilakukan usai kabar dugaan penganiayaan terhadap Ratna mencuat ke publik.

(dna/JPC)

Update