
x.batampos.co.id – Beredarnya kabar pembatalan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) ke IV Kepri 2018 yang ramai diberitakan belakangan ini, terbantahkan langsung oleh Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kepri saat berkunjung ke Batam Pos, Senin (22/10).
Ketua KONI Kepri Johanes Kenedy mengatakan, pihaknya bersama Pemerintah Kota Tanjung Pinang sebagai tuan rumah, sudah mantap untuk tetap melaksanakan ajang olahraga terbesar se-Kepri ini. “Secara resmi kami tidak pernah mencabut informasi awal tentang terlaksananya Porprov. Hanya waktu pelaksanaannya saja yang berubah dari jadwal semula,” ujar Johanes yang didampingi tim dari Koni Kepri maupun Batam.
Ia menyebutkan, semulanya perhelatan Proprov IV Kepri akan digelar 28 Oktober sampai 6 November 2018. Namun perihal anggaran dan masih berjalannya pembenahan Stadion Sulaiman Abdullah Tanjung Pinang yang digunakan untuk ajang olahraga tersebut, maka Porprov IV Kepri 2018 akan dimulai 25 November hingga 1 Desember mendatang.
Ketua Harian Koni Kepri HM.Nur Syafriadi menambahkan, dari segi persiapan pihak KONI kini terfokus dalam mempersiapkan para atlet dari seluruh kabupaten/kota di Kepri untuk terlibat. “Ada 26 cabor yang dipertandingkan, satu diantaranya cabor baru (mandiri) yakni bela diri Aikido,” sebut Nur yang sekaligus ketua panitia besar (PB) Porprov IV Kepri 2018.
Sedangkan untuk persiapan tempat, konsumsi dan akomodasi di tanggung sepenuhnya oleh pemerintah daerah. “Kesepakatan ini sangat membuka jalan bagi para kabupaten/kota di Kepri, untuk tetap mengirimkan atletnya mengikuti seluruh cabor yang dipertandingkan. Karena atlet Kepri cukup berpotensi dan diperhitungkan di tingkat nasional,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua KONI Batam Iskandar Alamsyah menuturkan, pihaknya telah mempersiapkan 400 atlet dan official untuk Proprov IV Kepri 2018. “Kontingen Batam adalah yang terbesar dengan target menjadi juara umum. Direncanakan, dua hari sebelum hari pelaksanaan para atlet dan official akan dilepas secara resmi oleh Wali Kota Batam,” ucap Iskandar. (nji)
