Jumat, 3 April 2026

Catut BP2RD, Oknum Jualan Mesin Kasir

Berita Terkait

contoh tapping box.
foto: batampos.co.id / cecep mulyana

batampos.co.id – Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah (BP2RD) Kota mendapat laporan dari Wajib Pajak (WP) ada oknum tidak bertanggungjawab memanfaatkan program pemasangan Tapping Box (alat perekam).

Kepala BP2RD Kota Batam Raja Azmansyah dalam laporan yang mereka terima, oknum mengaku ditunjuk BP2RD tersebut mendatangi dan meminta WP untuk membeli mesin kasir dengan merk tertentu yang dibawa oleh oknum.

“WP bebas membeli cash register (mesin kasir) dimana saja yang sesuai dengan peralatan kami (tapping box). Kami tidak pernah menawarkan ke WP atas barang tertentu,” terang dia.

Ia mengimbau pengusaha atau WP yang kini sedang ikut pemasangan tapping box berhati-hati atas penawaran dari pihak tertentu yang mengaku ditunjuk BP2RD.

“Jika ada oknum yang memaksa untuk membeli peralatan tertentu, laporkan ke pihak berwajib,” kata dia.

Menurutnya yang disiapkan oleh Pemko Batam hanya alat tapping box. Dalam menjalankan tugasnyapun, petugas BP2RD Kota Batam menggunakan seragam ASN dan kartu identitas. Begitu juga halnya pihak vendor (bank mitra BP2RD untuk pemasangan tapping box).

“Ada surat tugasnya juga,” imbuhnya.

Hingga Kamis (18/10), sebanyak 235 tapping box terpasang. Capaian ini melebihi target minimal bulan ini sebanyak 200 unit. Akhir tahun 2018 pemasangan ditargetkan sebanyak 500 alat. Tidak lain, pemasangan alat ini untuk mengoptimalisasi pendapatan daerah.

“Oktober, target maksimal kami sebanyak 250 unit. Kami optimis akan tercapai,” terangnya. (iza)

Update