batampos.co.id – Sebanyak 143 pelamar Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan Pemko Batam dinyatakan gugur di hari pertama tes Seleksi Kompetensi Dasar (SKD), Jumat (26/10/2018). Peserta yang gugur ini terdiri dari 26 orang yang tidak ikut tes dan 117 peserta yang nilainya di bawah batas minimal.
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPKSDM) Kota Batam, Muhammad Syahir, mengatakan hari pertama tes SKD kemarin digelar sebanyak tiga sesi. Sesuai jadwal, seharusnya ada 150 peserta tes. Namun, sebanyak 26 peserta tidak hadir dan otomatis dinyatakan gugur.
“Di sesi pertama ada 11 kursi yang kosong. Pesertanya tidak datang. Mungkin terlambat jadi kami nyatakan gugur,” kata Syahir saat ditemui di Kantor Bersama Pemko Batam, Jumat (26/10).
Ia menjelaskan, peserta harus datang satu jam sebelum ujian dimulai. Karena peserta harus melakukan pendaftaran dan pengecekan persyaratan yang diwajibkan untuk dibawa saat akan mengikuti ujian.
Kemudian peserta juga mendapatkan stempel sesuai dengan sesi tes yang mereka ikuti. Stempel itu akan dibubuhkan di tangan masing-masing peserta.
“Jadi, ada beberapa tahapan dulu sebelum masuk ke ruangan ujian,” katanya.
Dengan absennya 26 peserta ini, maka tiga sesi tes SKD kemarin hanya diikuti 124 orang. Dan dari 124 peserta tes SKD itu, hanya tujuh orang yang dinyatakan lolos ke tahapan berikutnya. Artinya, ada 117 peserta tes SKD yang gagal.
“Dengan begitu, total peserta yang gugur 143 orang. Terdiri dari 26 peserta absen dan 117 peserta yang gagal saat tes SKD,” terang Syahir.
Syahir menjelaskan, dari 124 peserta yang ikut tes SKD hanya tujuh yang mampu mendapatkan nilai di atas batas minimal (passing grade). Seperti diketahui, tes SKD terdiri dari tiga materi tes. Yakni Tes Wawasan Kebangsaan (TWK), Tes Intelejensia Umum (TIU), dan Tes Karakteristik Pribadi (TKP).

foto: batampos.co.id / cecep mulyana
Batas minimal nilai untuk masing-masing tes adalah 75 untuk TWK, 80 untuk TIU, dan 143 untuk TKP. “Dari tiga sesi tes di hari pertama, hanya tujuh orang yang dapat nilai di atas batas minimal. Sisanya di bawah batas minimal nilai,” kata Syahir.
Dengan begitu, di hari pertama tes CPNS kemarin ada 143 orang yang dinyatakan gugur. Sehingga mereka tak bisa mengikuti tahapan seleksi CPNS berikutnya, yakni tes Seleksi Kompetensi Bidang (SKB).
Syahir menyebutkan peserta yang mengikuti tes diacak dari semua formasi yang tersedia. Sesi pertama rata-rata diikuti pelamar Analisis Bangunan dan Perumahan, Dinas Perumahan Rakyat, Permukiman dan Pertamanan Kota Batam.
“Acak semua yang ikut tes. Sekali lagi saya mengingatkan peserta agar bisa datang satu jam sebelum tes agar tidak didiskualifikasi,” ujarnya.
Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kantor Regional (Kanreg) XII Badan Kepegawaian Nasional (BKN), Andri Febrian, membenarkan ada 26 pelamar CPNS yang absen pada hari pertama tes SKD, kemarin. Rinciannya, 11 orang absen di sesi pertama, 13 orang
di sesi dua, dan 2 orang di sesi tiga.
“Jadi totalnya 26 orang,” kata Andri, Jumat malam.
Ditanya berapa jumlah peserta tes yang nilainya di bawah passing grade, Andri mengaku pihaknya tidak mendata secara khusus. “Silahkan lihat di pengumuman hasil yang ditempel di setiap akhir sesi tes,” katanya.
Namun Andri menegaskan, bagi peserta yang nilainya di bawah batas minimal, otomatis mereka tidak bisa mengikuti tahapan tes berikutnya.
Andri mengatakan, mengatakan ujian berlangsung selama 90 menit dengan 100 butir soal. Peserta juga diberikan kesempatan untuk memperbaiki jawaban jika merasa belum yakin dengan jawaban sebelumnya. Untuk transparansi ujian, pihaknya menyediakan dua layar monitor yang menampilkan hasil tes peserta.
“Satu di ruangan monitoring dan yang satu di luar yang bisa dilihat sama masyarakat. Kalau ada keluarga peserta yang ingin melihat hasil tes ada di luar layarnya. Update setiap detik jadi bisa diketahui skornya berapa,” beber Andri.
Pantauan Batam Pos, tes SKD kemarin dimulai pukul 08.00 WIB. Namun, ratusan peserta sudah berdatangan sejak pukul 07.00 WIB.
Seperti diketahui, ada 5.399 pelamar akan berebut 363 formasi CPNS di lingkungan Pemko Batam. Mereka akan mengikuti tes SKD secara bergelombang dengan jumlah peserta tes rata-rata 250 orang per hari, kecuali hari Jumat. Tes SKD ini akan berlangsung mulai 26 Oktober hingga 17 November mendatang. Tes akan digelar setiap hari, termasuk hari Sabtu dan Minggu. (yui)
