x.batampos.co.id – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kepri menggelar rapat kordinasi dan silaturahmi dengan KONI kabupaten/kota, dan cabang olahraga (cabor) yang diper-tandingkan dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) mendatang. Dalam rakor yang digelar di Best Western Premier Panbil itu persiapan dan kendala dalam penyelenggaraan Porprov menjadi bahasan utama.
Ketua PB Porprov Nur Syafriadi mengatakan rapat koordinasi ini digelar untuk memastikan kesiapan KONI kabupaten/kota dan 27 cabor yang dipertandingkan.
“Selain kesiapan cabor, juga mengenai kesiapan KONI kabupaten/kota yang menjadi kontingen Porprov,” ujar Nur, Jumat (26/10) malam.
“Juga mengenai bagaimana persiapan tuan rumah, venue, juga dana operasional yang akan dipergunakan dalam pelaksanaan Porprov mendatang. Ini dilakukan mengingat waktu pelaksanaan sudah semakin dekat,” tambahnya.
Nur juga menyampaikan jika dana yang dijanjikan oleh Pemprov Kepri terkait dengan pelaksanaan Porprov akan cair dalam waktu dekat.
“Mungkin pekan depan dana Porprov dari Pemprov Kepri sebesar Rp 2 miliar sudah cair dan selanjutnya bisa diserahkan pada cabor pelaksana pertandingan,” terangnya.
“Tetapi dana itu hanya akan ditransfer pada rekening cabor pelaksana, agar cabor bisa secepatnya mempersiapkan lokasi pertandingan dan persiapan yang diperlukan,” papar Nur.
Selain itu, Nur juga mengingatkan agar cabor penerima dana untuk mempersiapkan laporan pertanggungjawaban selambat-lambatnya dua minggu setelah pelaksanaan Porprov usai. Menurutnya, pelaksanaan Porprov yang mendekati tutup tahun anggaran membuat laporan pertanggungjawaban kegiatan tak bisa ditunda lagi.
“Laporan pertanggungjawaban penggunaan dana selambat-lambatnya diserahkan pada PB Porprov selambat-lambatnya 18 Desember. Atau dua minggu setelah pelaksanaan Porprov. Selanjutnya PB Porprov akan meneruskan laporan pada KONI Kepri,” ungkapnya.
Sementara itu Ketua Umum KONI Kepri Johanes Kennedy mengucapkan terima kasih pada cabor dan pengurus KONI kabupaten/kota yang tetap bersemangat melaksanakan Porprov. Menurutnya di tengah keterbatasan dana, semangat dan kerja keras pengprov cabor, KONI kabupaten/kota, dan tuan rumah patut diberikan apresiasi tersendiri.
“Dana memang menjadi permasalahan klasik dalam penyelenggaraan kejuaraan multievent. Meski demikian keseriusan dan semangat atlet dan cabor mempersiapkan gelaran Porprov patut diacungi jempol. Terima kasih pada atlet dan pengurus cabor,” ujar Johanes.
Johanes juga mengatakan akan terus mencari solusi lain terkait dengan permasalahan minimnya dana penyelenggaraan Porprov. “Api Asian Games dan Para Games masih menggelora dan menyema-ngati pelaksanaan Porprov Kepri IV. Jangan khawatir kita akan mencari pendanaan alternatif sampai dana pemerintah bisa digunakan,” janjinya.
Johanes juga mengatakan jika beberapa hal menjadi perhatian utama selain permasalahan dana. Di antaranya adalah kesiapan keamanan dan tim medis. Selain itu kesiapan venue yang akan digunakan dalam Porprov nanti juga dipersiapkan dengan sebaiknya.
“Karenanya, rakor dan dialog ini dilakukan untuk melihat kesiapan venue, cabor, dan beberapa hal lainnya. Kesiapan rumah sakit yang menjadi rujukan, juga mengenai keamanan dalam penyelenggaraan Porprov nanti. Ini harus dilakukan agar tidak ada kendala dan permasalahan yang muncul dalam persiapan, pelaksanan dan pascapenye-lenggaraan Porprov,” pesan pria yang akrab disapa dengan John ini.
KONI Tanjungpinang selaku tuan rumah gelaran Porprov memastikan kesiapannya menyongsong gelaran. hanya saja, beberapa hal harus dikoordinasikan ulang dengan PB Porprov mengingat keterbatasan anggaran.
“Ada beberapa hal yang harus dibicarakan ulang dengan PB Porprov. Karena hal-hal seperti keamanan, venue milik swasta, medis, dan beberapa hal lainnya tidak bisa diakomodir lantaran keterbatasan anggaran. Ini yang harus dikoordinasikan ulang dengan PB Porprov,” tutur Ketua KONI Tanjungpinang, Adnan.
Sedang KONI kabupaten/kota yang menghadiri rakor ini mengaku siap melaksanakan event empat tahunan ini. KONI kabupaten/kota mengaku saat ini tengah dalam proses penyiapan kontingen yang akan diberangkatkan ke Tanjungpinang akhir November mendatang.
“Tidak ada alasan bagi KONI kabupaten/kota untuk tidak menyukseskan Porprov Kepri IV. Ini harus sukses demi marwah Provinsi Kepri,” tegas Ketua KONI Kota Batam, Iskandar Alamsyah.
Iskandar mengatakan beberapa hal memang harus diper-siapkan dengan baik demi kelancaran gelaran Porprov. Hal-hal yang menjadi perhatian utama dalam pelaksanaan Porprov nanti terkait dengan mobilisasi atlet.
“Yang harus dipertimbangkan kemudian adalah dengan mobilisasi yang menjadi tanggungan KONI kabupaten/kota akan berakibat pada keterlambatan kehadiran atlet di venue. Tetapi dengan koordinasi dan kerjasama antara PB Porprov, tuan rumah, dan KONI kabupaten/kota selaku kontingen, gelaran ini akan bisa berjalan denganlancar,” ujar Iskandar optimis.
Dua cabor menjadi perhatian dalam rakor lantaran masih menunggu kejelasan penyelenggaraan dan venue yang akan digunakan. Dua cabor itu adalah bola voli dan atletik. Belum pastinya dua cabor ini dilaksanakan terkait dengan venue yang akan dipergunakan.
Terkait hal ini, KONI Tanjungpinang mengatakan jika GOR Sulaiman Abdullah sudah siap untuk digelar pertandingan atletik. Sementara untuk cabor bola voli, dalam waktu singkat akan dicarikan venue yang sesuai. (yan)
