Minggu, 5 April 2026

Mengenal Pesawat Lion Air yang Jatuh di Karawang

Berita Terkait

x.batampos.co.id – Pesawat tipe B737-8 Max dengan penerbangan JT 610 milik maskapai Lion Air yang terbang dari Bandar Udara Soekarno Hatta menuju Bandar Udara Depati Amir Pangkal Pinang dilaporkan hilang kontak pada Senin (29/10/2018) pagi pukul 06.33 WIB. Pesawat tersebut dilaporkan terjatuh di daerah Karawang, Jawa Barat.

Hasil penelusuran JawaPos.com, pesawat tersebut adalah pesawat yang baru didatangkan pada Juli 2018 lalu. Pesawat dengan kode registrasi PK-LQJ itu adalah unit Boeing 737 MAX-8 pertama di Indonesia.

balipost.com mencatat Lion Air Group menerima kedatangan armada barunya yaitu pesawat Boeing 737 MAX-8 di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Jakarta, Selasa (4/7/2017).

Pesawat dengan kode registrasi PK-LQJ ini merupakan unit Boeing 737 MAX-8 pertama yang diterima oleh Lion Air.

Adalah pada Mei 2017 Malindo Air yang menjadi maskapai pertama di dunia yang menggunakan Boeing 737 MAX-8.

Boeing 737 MAX-8 bisa terbang lebih lama tanpa mengisi bahan bakar mencapai 7 jam 30 menit.

Mesin Boeing 737 MAX-8 juga mampu meredam suara mesin sebesar 40 persen dan penumpang yang naik pesawat ini memiliki kesempatan untuk membawa bagasi lebih banyak.

Daya jelajahnya juga terbilang baik, yakni terbang 3.500 mil laut atau 6.500 km.

Dari segi aerodinamika, B737 MAX 8 mengusung desain winglet terbaru, yang dijuluki Scimitar Winglet. Bentuk sayap itu nantinya berfungsi untuk memecah turbulensi udara yang terjadi di ujung sayap saat pesawat tengah dalam kecepatan tinggi. Hal itu juga dapat meminimalisir daya tahan yang terjadi.

(hap/JPC)

Update