Kamis, 9 April 2026

Ratusan Prajurit ke Perbatasan RI – Timor Leste

Berita Terkait

Ratusan prajurit Yonif Mekanis 741 Garuda Nusantara dilepas tugas mengamankan perbatasan RI-RDTL, Minggu (11/11) kemarin. (GDE RIANTORY/BALI EXPRESS)

batampos.co.id – Ratusan prajurit Yonif Mekanis 741 Garuda Nusantara, Minggu (11/11) kemarin dilepas untuk bertugas menjadi pasukan pengamanan perbatasan Republik Indonesia – Republik Demokratik Timor Leste (RI-RDTL). Selama sembilan bulan sebanyak 400 lebih prajurit batalyon yang bermarkas di Kelurahan Banjar Tengah, Kecamatan Negara, akan meninggalkan keluarganya.

Beberapa saat sebelum pemberangkatan, sejumlah prajurit yang sudah berkeluarga tampak diantar anak dan istrinya ke lapangan tempat pemberangkatan. Tangis haru keluarga pun mengiringi kepergian para prajurit tersebut. Anak dan istri mereka beberapa sudah terlihat sedih, karena akan ditinggal suaminya bertugas selama sembilan bulan di perbatasan RI dengan negara tetangga RDTL.

Komandan Kompi Markas (Dankima) Yonif Mekanis 741 GN, Kapten Inf. Arman Adi Wibowo, mewakili Danyon Mekanis 741 GN Mayor Hendra Saputra, dalam sambutannya saat melepas prajurit berpesan agar melaksanakan tugas dengan baik. Bekal yang sudah didapatkan selama pelatihan perbatasan harus dilaksanakan dengan sungguh-sungguh.

Selain itu dalam kesempatan tersebut, kepada keluarga yang ditinggalkan selama bertugas di perbatasan, Kapten Arman berpesan agar selalu menjaga diri dan selalu berkomunikasi jika ada masalah. “Pesan Danyon, doakan yang terbaik buat suami yang menjalankan tugas,” tegasnya. Selanjutnya, para prajurit akan dibawa menggunakan KRI Banjarmasin dari Pelabuhan Benoa, Senin (12/11) menuju Kupang, NTT. (bx/tor/yes/JPR)

Update