Jumat, 10 April 2026

Pemko Batam Usulkan 29 Ribu Warga Miskin Jadi Penerima Bantuan Kemensos

Berita Terkait

ilustrasi

batampos.co.id – Pemerintah Kota Batam mengusulkan 29 ribu warga miskin untuk mendapatkan bantuan dari Kementerian sosial (Kemensos) tahun 2019 mendatang.

Ketua Pengentasan Kemiskinan Kota Batam, Amsakar Achmad mengatakan setelah melakukan verifikasi data miskin berdasarkan nama dan alamat yang diterima dari pusat. Tim pencacah berhasil memverifikasi sebanyak 29 ribu dari total data miskin yang diterima sebanyak 32 ribu lebih penerima.

“Kemarin tim sudah turun mengecek. Dan yang memenuhi kriteria untuk mendapatkan bantuan miskin hanya 29 ribu,” kata dia, Selasa (20/11).

Amsakar mengatakan jumlah data miskin tahun 2016 lalu diterima sebanyak 36 ribu. Setelah diverifikasi kembali tahun 2017 total warga miskin berkurang menjadi 32 ribu. Proses verifikasi melibatkan beberapa aspek diantaranya keberadaan warga miskin, rumah, penghasilan hingga pendidikan anak.

“Jadi secara keseluruhan warga miskin berkurang. Mungkin seiring tumbuhnya ekonomi di Batam,” sebutnya.

Penyebab lain berkurangnya jumlah warga miskin ini yakni mereka sudah meninggal dunia hingga ada yang sudah pindah ke luar Batam. Ada juga yang ekonominya sudah meningkat sehingga tidak berhak mendapatkan bantuan dari pusat ini.

Pemko Batam tentu berharap jumlah warga miskin ini terus bisa berkurang. Verifikasi yang dilakukan dengan turun ke lapangan guna memastikan penerima tahun sebelumnya masih ada di Batam atau tidak.

Sementara itu, Kepala Bidang Fakir Miskin, Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat (Dinsos PM) Batam, Rayanis Aminah mengatakan dari kuota32.493 tersebut pihaknya telah memverifikasi sesuai dengan nama dan alamat.

Penerima harus memenuhi beberapa persyaratan seperti memiliki Kartu Tanda Penduduk elektronik (e-KTP) Batam, berpenghasilan rendah hingga kondisi rumah yang kurang layak dan sebagainya.

“Jadi saat tim turun, mereka akan mengecek dan memastikan warga layak mendapatkan bantuan. Mereka harus warga Batam,” ujarnya.

Selanjutnya hasil verifikasi ini akan dikirimkan kembali kepada pusat untuk mendapatkan bantuan tahun 2019 mendatang.

Tahun ini sedikitnya 23.502 warga Batam menerima bantuan dari Kemensos dari kuota yang sama yakni 32.493 penerima. Rayanin mengungkapkan berdasarkan verifikasi 2017 lalu, banyak diantara warga miskin tidak bisa memenuhi persyaratan sehingga yang menerima bantuan masih jauh dari kuota yang diberikan.

“Karena memang kondisi mereka tak bisa memperlihatkan seperti e-KTP Batam dan tidak sedikit pula yang sudah pindah ke luar,” jelasnya.(yui)

Update