
batampos.co.id – Hari pertama penyelenggaraan cabor atletik, Batam berhasil meraup tiga emas. Dilaksanakan di Stadion Sulaiman Abdullah, Selasa (27/11), kontingen Batam juga meraih satu perak dan dua perunggu dari cabor atletik ini.
Pelatih atletik Kota Batam, Karel menjelaskan emas diraih oleh Muhammad Yusuf, Astrid Leonita Purba, dan Veronica. Dua medali emas diraih dari nomor 5.000 m, sedang Veronic menang di nomor lompat jauh putri. Sedangkan perak diraih Hardiansyah Putra dari nomor lompat jauh putra dan perunggu oleh Maslina Br Marpaung di nomor lompat jauh dan Putra Muhammad Rifa’i di nomor lari 1.500 m.
Dalam penyelenggaraan hari pertama kemarin, kondisi venue tergenang oleh air setelah diguyur hujan malam sebelumnya. Delegasi teknis Sam Suardi mengatakan sebenarnya kondisi lin-tasan sangat tidak mendukung untuk penyelenggaraan pertandingan.
”Nomor lari 5.000 m yang seharusnya dimainkan di awal, malah tidak bisa. Dan terpaksa panitia mengambil keputusan untuk menyelenggarakan nomor alat terlebih dahulu,” jelas Karel, Selasa ((27/11).
Bahkan, sambungnya, jika kondisi ini tetap berlajut, cabor atletik akan menambah hari penyelenggaraan. ”Bahkan bisa juga terancam tak bisa dimainkan,” tegasnya.
Karel menjelaskan, di ajang Porprov ini, Batam menurunkan 15 atlet untuk berlaga 17 nomor.
”Kami menargetkan bisa meraih enam medali emas di ajang Porprov ini,” tuturnya.
Hanya saja, Karel mengeluhkan kondisi lintasan yang membahayakan kondisi atlet yang berlaga. ”Atletik adalah olahraga terukur yang membutuhkan kondisi maksimal baik itu atlet maupun lintasan. Jika tidak maka sehebat apapun atlet tidak akan bisa me-ngeluarkan kemampuan maksimal,” keluhnya.
Ia juga menjelaskan jika Porprov ini dimaksudkan sebagai kejuaraan berjenjang untuk Porwil dan PON atau Pra PON. ”Karenanya harus bisa mengeluarkan kemampuan sesungguhnya atlet. Jika begini maka acuan raihan waktu tidak bisa dipakai,” tutupnya.
Sementara itu, Batam juga menambah pundi-pundi medali dari cabor tenis meja. Yakni satu medali emas dari beregu putra dan satu me-dali perak dari beregu putri.(yan)
