batampos.co.id – Destinasi wisata baru terus bermunculan di Batam. Salah satu destinasi menarik adalah kawasan wisata Agromarina milik Badan Pengusahaan (BP) Batam yang berlokasi di Marina, Sekupang.
Berbeda dengan destinasi wisata lainnya yang mengandalkan atraksi dan pemandangan sebagai daya tarik, Agromarina justru mengandalkan wisata edukasi mengenai flora dan fauna, khususnya bagi anak-anak.
”Di sana ada bermacam-macam buah. Anak-anak bisa dapat edukasi tentang tanaman, buah, pupuk, bagaimana cara menyiangi lahan agar siap ditanami dan proses panen,” kata Kasubdit Pemanfaatan Sarana BP Batam Irfan Widyasa, Selasa (11/12/2018).
Di Agromarina, petani ba-nyak membudidayakan buah-buahan seperti kedondong, belimbing, jambu kristal, jambu air, lengkeng, durian dan lainnya.
”Sehingga pengunjung diedukasi mengenai buah lokal antara lain tentang pengertian buah lokal, cara membudidayakan tanaman buah tersebut dan membandingkan kualitas buah lokal yang ada di kebun percontohan agribisnis kawasan Agromarina BP Batam tidak kalah dengan buah yang di tanam di daerah lain,” jelasnya.
Di area seluas tiga hektare ini, selain ada wisata edukasi mengenai flora, BP juga membangun area peternakan.
”Anak-anak bisa kasih makan sapi, beli susu kambing dan bermain sama kambing. Ini sebagai bagian dari program jangka pendek yang berupa paket kunjungan bagi anak-anak TK, SD hingga SMA,” tambahnya.
Khusus untuk petani dan peternak, BP merangkulnya dari penduduk yang dulu menetap di sekitar Dam Duriangkang dan bandara.
”Mereka ini peternak konvensional pindahan dari Dam Duriangkang saat BP bersihkan pada tahun 2000-an dan juga bandara. Mereka dikasih kerjaan di sini. Namun selama ini, mereka hidup ala kadarnya saja, maka saat ini kehidupan mereka dikombinasikan dengan agrowisata agar bisa berkembang taraf hidupnya,” papar Irfan.
Ke depannya Agromarina akan terus dikembangkan menjadi destinasi agrowisata wisata terbesar di Kepri. ”Karena Batam itu terlalu dikenal sebagai daerah industri, butuh warna yang beda, maka kami ingin branding Batam juga sebagai daerah agrowisata,” pungkasnya.
Sedangkan Direktur Pemanfaatan Aset BP Batam Dendi Gustinandar mengungkapkan bahwa pengembangan agrowi-sata marina sebagai upaya inovasi BP Batam menjadikan Batam sebagai pilihan tepat berwisata.
”Ketika Batam nuansanya pabrik, galangan kapal, alat berat. Maka imbangi dengan yang antimainstream yaitu agrowisata di Batam yang mengandalkan wisata back to nature atau kembali ke alam,” ungkapnya.(leo)
