Jumat, 8 Mei 2026

Tidak Didukung Anggaran, Dispora Minim Kegiatan

Berita Terkait

Tes pengukuran Sport Development Index (SDI) di Dataran Engku Putri, Kamis (13/9/2018)
foto: batampos.co.id / riyan

batampos.co.id – Anggaran daerah yang dialokasikan untuk Dinas Kepemudaan dan Olahraga Kota Batam sangat minim. Bahkan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang baru dibentuk dari badan menjadi dinas ini belum didukung anggaran yang memadai. Sehingga minim kegiatan.

Di tahun 2018, Dinas Kepemudaan dan Olahraga Batam hanya memiliki enam kegiatan dengan total anggaran Rp 9,1 miliar. Minimnya bisa terlihat dari kegiatan dan pos-pos anggaran. Misalnya pelaksanaan event tingkat kota dianggarkan Rp 421 juta. Begitu juga dengan penyelenggaraan olahraga rekreasi tradisional yakni sebesar Rp 450 juta. Sementara untuk penyelenggaraan paskibraka Rp 1,2 miliar.

“Anggaran yang kecil membuat kegiatan dan pos anggaran menjadi minim,” kata anggota Komisi IV DPRD Batam, Bobi Alexander, kemarin.

Bobi melihat, anggaran dinas ini juga belum menyentuh pembinaan atlet. Dari enam kegiatan disana untuk belum ada menyangkut pembinaan dan pelatihan bagi atlet-atlet di Batam. Hal ini dirasa cukup disayangkan mengingat banyaknya atlet berbakat di kota ini.

“Pos anggarannya masih terpusat di pelayanan administrasi perkantoran yakni sebesar Rp 1,7 miliar,” tutur Bobi.

Untuk itulah ia berharap selain pembangunan infrastuktur kota, pemerintah daerah juga lebih memperhatikan pembinaan dan pelatihan atlet-atlet muda di Batam. Sehingga ke depan, Batam bisa bersaing dengan daerah lain dalam menghasilkan atlet-atlet yang berprestasi.

“Kita lihat di APBD 2019 juga tidak jauh berbeda. Berapa angka pastinya saya kurang hapal, yang jelas tidak jauh berbeda dari tahun 2018,” sesalnya.

Sebelumnya, anggota DPRD Kota Batam Komisi IV Suhardi Tahirek menilai Dinas Kepemudaan dan Olahraga Kota Batam juga harus membuat program kegiatan yang terukur. Sehingga capaian Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Walikota Batam bisa dilaksanakan.

“Ke depan dispora harus fokus meningkatkan olahraga di Batam,” tutur Suhardi. (rng)

Update