
batampos.co.id – Aksi balapan liar terus menjadi perhatian aparat kepolisian usai perayaan Natal dan Tahun Baru. Polresta Barelang siap mencegah pembalap dadakan turun ke jalan karena kemunculannya bisa mengganggu ketertiban umum dan memicu tindakan kriminal.
Kapolresta Barelang Kombes Hengki mengatakan, pihaknya telah menyiapkan tim khusus dalam mengantisipasi balapan liar. Untuk lokasi balapan liar, pihaknya sudah memetakan sejumlah titik di wilayah Batam Kota, Batuampar, Sekupang, Bengkong, dan beberapa wilayah lainnya.
”Kemarin malam tahun baru, semua kita amankan di setiap sisi persimpangan untuk cegah terjadinya kebut-kebutan balapan liar maupun kejahatan lain. Sampai saat ini, tetap akan kita antisipasi untuk kenyamanan masyarakat,” ujar Hengki.
Kasat Sabhara Polresta Barelang Kompol Firdaus mengatakan, berhubungan dengan balapan liar, aparat kepolisian sudah sering menertibkannya. Sepeda motor pembalap liar pun turut disita dan dibawa ke Polresta Barelang.
Dia mengatakan aktivitas balap liar bisa memicu tindakan kriminal serta terjadinya kecelakaan lalu lintas. Maka itu, ia memerintahkan personelnya untuk tak berhenti menindak tegas keberadaan balap liar. Ia melanjutkan, kegiatan balap liar ini biasanya dilakukan pada malam libur.
Nantinya, Sat Sabhara Polresta Barelang akan melakukan upaya penindakan hukum dengan sanksi tilang yang nantinya akan berkoordinasi dengan Sat Lantas Polresta Barelang.
”Kita berharap supaya diberikan sanksi dengan sidang yang lebih lama dari tilang biasa. Agar ada efek jera kepada remaja balapan liar itu,” tuturnya.
Selain itu, Firdaus mengimbau kepada seluruh orang tua untuk lebih memperhatikan serta memantau anak-anak mereka jika sudah keluar dari rumah atau membatasi jam keluar rumah. Sebab, dengan pergaulan yang bebas, para remaja kerap terpengaruh narkoba atau alkohol yang berujung melakukan tindak pidana.
”Harapan kami kepada para orang tua tolong diawasi anak-anaknya keluar rumah. Apalagi malam libur, karena pergaulan mereka di luar terkadang sangat merugikan diri mereka bahkan ada yang berbuat tindak kriminal,” imbuh Firdaus. (egi)
