Selasa, 14 April 2026

Naik Lion Air, Kini, Harus Bayar Bagasi, 5 Kg Tarifnya Rp 220 Ribu

Berita Terkait

Suasana Bandara hang Nadim.
foto: batampos.co.id / putut ariyotejo

batampos.co.id – Lion Air Grup tidak lagi menggratiskan bagasinya untuk calon penumpang. Mulai, 8 Januari Lion Air Grup menerapkan sistem bayar untuk penumpang yang memasukan barangnya ke dalam bagasi.

Distrik Manager Lion Air Batam, M Zaini Bire mengatakan tarif bagasi untuk ke beberapa daerah berbeda-beda.

Ia mencontohkan paket bagasi 5 kg untuk tujuan Batam – Jakarta tarifnya Rp 220 ribu, 10 kg Rp 440 ribu, dan 15 Rp 660 ribu.

“Kalau masyarakat belinya di agen-agen tiket Lion Air grup, tarif bagasinya lebih murah. Namun apabila dibeli saat berada di terminal bandara, jauh lebih mahal dibandingkan tarif bagasi di agen,” katanya, Jumat (4/1/2019).

Sistemnya kata Bire, tak sulit. Karena calon penumpang yang ingin memasukan barangnya ke dalam bagasi, cukup memesan di agen Lion Air Grup.

Ketentuan barang yang masuk bagasi yakni setiap calon penumpang diperbolehkan membawa barang bawaan ke kabin dengan berat maksimum 7 kg. Dan itu isinya perlengkapan barang pribadi. Sedangkan ketentuan maksimum ukuran dimensi bagasi kabin yakni 40 cm x 30 cm x 20 cm.

Penumpang yang mengikat atau membungkus beberapa barang jadi satu tidak akan dianggap sebagai satu buah bagasi kabin.

Bila penumpang yang sudah membeli tiket sebelum 8 Januari 2018 tetap memperoleh bagasi cuma-cuma 20 kg untuk Lion Air dan 10 kg untuk Wings Air.

Setiap calon penumpang (kecuali bayi), diperbolehkan membawa satu bagasi kabin (cabin baggage) dengan maksimum berat 7 kg dan satu barang pribadi (personal item) seperti tas laptop, perlengkapan bayi, bahan membaca, binocular, tas jinjing wanita (hand luggage).

Penerbangan Lion Air Group juga memberlakukan bahwa beberapa barang yang diikat atau dibungkus jadi satu tidak akan dianggap sebagai satu buah bagasi kabin.

Bagi calon penumpang dalam hal ini pengguna jasa Lion Air dan Wings Air yang akan membawa bagasi dapat melakukan pembelian voucher bagasi (pre-paid baggage) melalui agen perjalanan (tour and travel), website Lion Air dan kantor penjualan tiket Lion Air Group.

Penerbangan Lion Air dan Wings Air menawarkan kapasitas bagasi ekstra atau kelebihan atas bagasi yang ditetapkan (Excess Baggage Ticket). Hal ini sebagai bagian upaya membantu setiap pelanggan dalam meminimalisir biaya tambahan yang relatif tinggi karena kelebihan bagasi.

Sehubungan dengan pre-paid baggage, setiap calon penumpang dapat membeli dengan harga terjangkau dan lebih hemat bersamaan pembelian tiket (issued ticket) atau sesudah pembelian tiket dengan batas waktu enam jam sebelum keberangkatan.

Setiap pelanggan yang membawa barang bawaan atau bagasi lebih dari ketentuan bagasi perorangan yaitu 7kg akan dikenakan biaya kelebihan bagasi sesuai tarif yang berlaku pada hari keberangkatan.

Sementara itu, Direktur Badan Usaha Bandar Udara Hang Nadim Batam, Suwarso membenarkan penerapan pemungutan tarif bagasi di Lion Air Grup.

Dari informasi didapatnya, mulai 8 Januari pihak Lion Air Grup akan menerapkan razia ke calon penumpang yang sedang berada di ruang tunggu. Apabila ditemukan pelanggaran ketentuan terkait barang yang akan masuk kabin pesawat, pihak Lion Air akan memungut bayaran tarif bagasi.

“Nanti ada sweeping,” ucapnya.

Bire membenarkan.

Bire mengatakan pihak Lion Air akan menyortir barang penumpang yang masuk ke dalam kabin pesawat.

“Kalau terlalu berlebihan dan banyak, kami akan meminta mereka memasukan barangnya dalam bagasi,” tuturnya.

Suwarso mengatakan kebijakan bagasi ini, sepenuhnya hak pengelola maskapai. Saat ditanya maskapai apa saja yang sudah menerapkan sistem ini, Suwarso menjawab sejauh ini baru dari Lion Air Grup.

“Sistem ini digunakan Air Asia, dan untum Batam baru Lion Air Grup,” pungkasnya. (ska)

Update