
batampos.co.id – Jajaran Satreskrim Polresta Barelang mengamankan empat pelaku pembobolan di Kantor Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Meteorologi Batam. Satu pelaku, Erwin Simanjuntak, 28 merupakan pelaku utama dalam pembobolan ini.
Sementara, tiga pelaku lainnya, Teki Trianto, 38, Joni Rozi, 40 dan Gultom, 35, merupakan penadah barang hasil curian tersebut.
Kasat Reskrim Polresta Barelang AKP Andri Kurniawan mengatakan, kasus pembobolan ini diketahui salah satu pegawai UPTD Meteorologi Batam, Rabu (2/1/2019) lalu. Pintu belakang dan ruang rapat kantor UPTD tersebut dalam keadaan rusak. Atas kejadian itu, pegawai tersebut langsung menghubungi atasannya serta pegawai lainnya.
“Setelah dilakukan pengecekan, peralatan seperti Neraca Tera E kuningan seberat 1 gram dan Neraca Tera A Kuningan seberat 75 kilogram juga sudah hilang. Selain itu, ada televisi dan laptop juga hilang,” ujarnya.
Selanjutnya, pihak UPTD Meteorologi Batam melaporkan kejadian ini ke Mapolsek Batamkota. Dari laporannya kepada pihak kepolisian, UPTD Meteorologi Batam mengalami kerugian sebesar Rp 253 juta. Dari adanya laporan itu, jajaran Satreskrim Polresta Barelang mengambil alih kasus ini dan melakukan penyelidikan untuk mengejar pelaku.
“Penangkapan ini bermula dari informasi yang kita terima dari masyarakat, bahwa ada seseorang yang menjual laptop yang sama persis dengan laptop milik Kantor UPTD Meteorologi Batam yang hilang,” katanya.
Dari informasi itu, selanjutnya didalami lebih lanjut dan pihaknya mengamankan dua penadah, Teki dan Joni di kawasan Sagulung. Dari Teki dan Joni, mereka mengakui bahwa barang tersebut mereka dapatkan dari Erwin Simanjuntak. Selanjutnya, Satreskrim Polresta Barelang bergerak menuju lokasi persembunyian Erwin di kawasan Simpang Dam.
“Namun, sampai disana, pelaku ini melakukan perlawanan dengan melemparkan kursi kayu ke arah anggota kita di lapangan dan kami melepaskan tembakan peringatan sebanyak tiga kali,” tuturnya.
Namun, tembakan peringatan itu tidak diindahkan Es. Ia kembali meyerang salah satu anggota Satreskrim Polresta Barelang dengan berusaha merebut senjata api anggotanya, hingga membuat anggotanya tersebut terjatuh. Tembakan peringatan pun kembali dilepaskan anggota Satreskrim Polresta Barelang. Namun, Es juga tidak menghentikan perlawanannya.
“Kita terpaksa melumpuhkannya hingga mengenai lengan kanannya dan bersarang ke bagian perut. Setelah kejadian itu, pelaku langsung kita bawa ke rumah sakit untuk dapatkan perawatan medis,” bebernya.
Usai mengamankan tiga pelaku, jajaran Satreskrim Polresta Barelang kembali melakukan pengusutan lebih mendalam. Dari pengusutan itu, satu orang penadah barang hasil curian lainnya, Gultom kembali diringkus. Usai diamankan, tiga penadah barang hasil curian itu dibawa ke Polsek Batamkota untuk dimintai keterangan. Sementara Erwin Simanjuntak, masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Camatha Sahidya, Panbil. (gie)
