
batampos.co.id – Sebanyak 26 Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) yang ada di Batam akan melaksanakan ujian nasional berbasis komputer (UNBK) 2019 ini. Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Batam Hendri Arulan mengatakan, tahun ini pelaksanaan UNBK semakin banyak bila dibandingkan 2018 lalu yang hanya diikuti delapan sekolah.
”Alhamdulillah, tahun ini jumlah yang ikut UNBK jauh bertambah. Ada 19 sekolah baru yang akan ikut UNBK untuk pertama kalinya,” kata Hendri, Rabu (9/1/2019).
Ia menjelaskan sesuai dengan peraturan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) seluruh sekolah harus melaksanakan UNBK pada tahun 2019 ini. Dan, berdasarkan data Disdik Kota Batam, saat ini tercatat total 56 SMPN.
”Jadi, sudah setengahnya kami bisa laksanakan UNBK,” sebutnya.
Hendri menjelasakan pelaksanaan UNBK belum bisa sepenuhnya dilakukan di seluruh sekolah, karena masih terbatasnya sarana dan prasaran untuk mendukung pelaksanaan seperti komputer.
”Minimal sekolah harus punya sepertiga komputer dari total siswa yang akan ikut. Kalau bisa menenuhi langsung bisa UNBK. Ujian bisa digelar beberapa shift jika komputer kurang,” jelasnya.
Disinggung jadwal pelaksanaan UN, Hendri mengaku masih menunggu informasi dari pusat. Tahun lalu pelaksanaan UNBK di laksanakan akhir April 2018 dan pengumuman satu bulan setelahnya.
”Yang tahun ini belum tahu apakah dimajukan atau seperti apa. Sebab dekat puasa dan lebaran. Karena SMP duluan setelah itu baru diikuti USBN SD,” ungkapnya.
Untuk materi soal tingkat SMP itu dikerjakan sepenuhnya oleh pusat. Ada empat mata pelajaran yang akan diujikan, yaitu Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematikan dan IPA. Sedangkan untuk SD disusun oleh guru yang ada di daerah.
”Sekarang mungkin sudah mulai mereka persiapkan. Apa saja materi yang akan dimasukkan dalam soal ujian SD nantinya,” imbuhnya.(yui)
