
batampos.co.id – Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBM SDA) Kota Batam Yumasnur memastikan tidak akan melebarkan Jalan Tengku Sulung, Botania tahun ini. Penyebabnya karena keterbatasan anggaran dari Pemerintahan Kota Batam.
“Memang ada rencana, tapi terhalang anggaran,” katanya, Rabu (9/1).
Ia mengatakan pelebaran jalan yang dilakukan saat ini, disesuaikan dengan kemampuan pemerintah. Tahun ini, menurut Yumasnur ada beberapa titik jalan. Namun, pelebaran Jalan Tengku Sulung tidak termasuk dalam perencanaan Pemko Batam di tahun 2019.
“Kapannya, kami belum bisa memastikan pelebarannya,” tutur Yumasnur.
Sementara itu, Camat Batam Kota Muhammad Fairuz membenarkan bahwa ada permintaan masyarakat melebarkan jalan tersebut. Tapi, ia mengatakan hal yang senada dengan Yumasnur.
“Saya tidak tau kapan mau dibangun,” tuturnya singkat.
Masyarakat kawasan Botania sangat berharap pelebaran Jalan Tengku Sulung. Karwna setiap menit bisa ratusan kendaraan melewati jalan tersebut.
“Dari tahun lalu kami meminta, agar di lebarkan. Tapi masih belum juga hingga kini,” kata Hadli, salah seorang warga yang tinggal di Perumahan Rexvin Village, Rabu (9/1).
Ia mengatakan Jalan Tengku Sulung tersebut sudah seharusnya dilebarkan. Karena tidak sesuai dengan jumlah kendaraan yang lewat di jalan tersebjt. “Dulu memang sepi, satu jalur gak masalah. Sekarang banyak perumahan dibangun di kawasan ini. Dan setiap rumah memiliki kendaraan roda dua atau empat. Rasanya sudah sepantasnya dibuat dua jalur,” ujarnya.
Ia mengatakan di jam-jam sibuk, untuk melewati Jalan Tengku Sulung butuh kesabaran. Karena kendaraan tidak bisa melaju kencang, karena padatnya arus lalulintas di jalan itu
“Seperti siput, pelan banget. Padahal kadang mau cepat, tapi mau gimana lagi. Kadang, kemacetan ini diperparah kendaraan yang berhenti di bahu jalan,” ucapnya.
Ia berharap pemerintah daerah dapat segera melebarkan Jalan Tengku Sulung. Karena kemacetan yang terjadi di jam-jam sibuk, mengurangi efektifitas masyarakat.
Hal yang senada diucapkan warga Perumahan Barcelona, Kertapati. Ia mengatakan agar beberapa titik jalan di kawasan Botania dan Taman Raya di lebarkan. “Mas liat sendiri, di waktu tertentu macet,” tuturnya. (ska)
