Kamis, 23 April 2026

Lahan Makam makin Sempit, Blok Baru Makam Seitemiang di Lokasi Rawa-Rawa

Berita Terkait

Pemakaman umum Sei Temiang.
foto: batampos.co.id / dalil harahap

batampos.co.id –  Yayasan Khairul Umma, pengelola taman pemakaman umum (TPU) Seitemiang, buka satu blok pemakaman baru di bagian ujung bawa TPU.

Blok baru tersebut berada persis di pinggiran hutan Seitemiang yang merupakan lokasi rawa-rawa. Ini dilakukan karena lokasi pemakaman lama sudah terisi semua. Sistim sisip yang diterapkan sepanjang tahun 2018 lalu sudah tak bisa lagi sebab tak ada lahan atau blok yang kosong.

Sekretaris Yayasan Khairul Uma Zailani mengatakan, untuk buka blok baru itu pihaknya harus terlebih dahulu menimbun lokasi rawa-rawa agar bisa digunakan.

“Luasnya (blok baru) hanya selapangan sepak bolah. Tak ada lagi (lahan lain) makanya mau tak mau perdayakan rawa-rawa itu,” ujarnya.

Meskipun sudah memiliki blok baru, namun ketersediaan lahan pemakaman tetap terbatas. Menurut perdiksi pihak yayasan yang mana rata-rata tujuh hingga sembilan jenazah yang dimakamkan perhari, maka lahan seluas lapangan sepak bolah itu hanya bertahan hingga akhir tahun saja. “Yang sudah terisi hampir separuh. Ini paling sampai akhir tahun sudah habis lagi,” tuturnya.

Disinggung terkait rencana penimpahan makam tua yang tak terurus ataupun blok mr/mrs X, Zailani mengaku belum bisa dilakukan karena pertimbangan kemanusiaan.

“Tak bisa serta merta (ditimpahkan) begitu saja. Kasian juga makanya ini kami terus cari tahu ahli waris (makam tua), biar diperhatikan,” ujarnya.

Keterbatasan lahan pemakaman ini sebanarnya kata Zailani sudah terjadi sejak tiga tahun belakangan ini. Namun itu masih bisa diatasi dengan penerapan sistem sisip dan memanfaatkan sisa lahan dekat jalan Ahmad Dahlan, Seitemiang. “Untuk solusi jangka panjang belum ada karena belum ada arahan dari pemerintah untuk lahan pengganti lain. Ini masih mutar-mutar saja di sekitar sini,” ujarnya. (eja)

Update