Minggu, 26 April 2026

E-Parking Tak Kunjung Diterapkan di Batam

Jukir Tak Paham Sistemnya

Berita Terkait

batampos.co.id – Penerapan elektronik parkir atau e-parking di Batam yang rencananya akan diberlakukan awal tahun 2019, sampai saat ini tak kunjung diterapkan di lapangan.

Kepala Unit Pelayanan Teknis (UPT) parkir Dishub Batam, Aleksander Banik mengatakan penerapan itu terkendala masih banyak juru parkir (jukir)yang belum paham teknis pengoperasian sistem e-parking. Padahal, mereka sudah mendapatkan pelatihan sebelumnya.

”Biar para jukir e-parking nanti lebih mudah memahami cara pengoperasian e-parking di lapangan, kami harus menyederhanakan lagi sistem e-parking dari yang sudah ada,” ujar Aleksander, kemarin.

Hal senada disampaikan Kepala Dishub Batam Rustam Efendi, Jumat (25/1) siang. Menurutnya, Dishub Batam sedang menyempurnakan sistem e-parking agar lebih mudah dipahami semua tenaga di lapangan. Sembari menunggu nota kesepahaman (memorandum of understanding/MoU) dengan pihak ketiga.

”Kami juga menunggu MoU dengan pihak ketiga seperti Telkomsel. Karena MoU memang belum dilakukan,” ujar mantan Kabid Pendidikan Dasar Disdik Batam ini.

Kapan pastinya e-parking resmi diterapkan di dua titik wilayah yakni di kawasan Nagoya dan Batam Kota, Rustam belum bisa memberikan kepastiannya.

”Pokoknya kalau semua sudah siap, kami akan langsung terapkan e-parking itu di lapangan,” tegasnya.

E-parking sendiri, lanjutnya, diyakini akan mampu mene-kan adanya pungli oleh oknum jukir di Batam, serta menekan tingkat kebocoran pendapatan dari sektor parkir yang selama ini memang sering bocor.

E-parking akan diprioritaskan pada kawasan ruko perniagaan serta kompleks perkantoran di Nagoya dan Batam Kota sebanyak 100 titik.

Pada perjanjian kerja sama, ada beberapa tahap. Tahap pertama perjanjian kerja sama untuk menghubungkan atau mengintegrasikan antara e-parking Batam dengan T-cash Telkomsel.

Aplikasi e-parking nantinya akan ada tiga. Pertama aplikasi yang diunduh melalui playstore nanti adalah aplikasi untuk masyarakat selaku pengguna, kedua aplikasi khusus untuk jukirnya sendiri. Itu tak boleh dicampur. Terakhir aplikasi untuk Dishub yang berfungsi mengontrol jukir dan masyarakat selaku pengguna.

”Itupun nanti dari Telkomsel juga akan membantu mensosialisasikan penerapan e-parking ke masyarakat Jadi tak hanya kami dari Dishub sendiri yang akan mensosialisasikan e-parking,” kata Aleksander lagi.(gas)

Update