
batampos.co.id – Wakil Bupati Natuna Ngesti Yuni Suprap-ti mengunjungi Pulau Batu Berian, Kecamatan Serasan, Ming-gu (27/1). Menggunakan pompong warga, Ngesti meninjau masyarakat terluar untuk mempererat silaturahmi. Sekaligus memenuhi janji politik saat berkampanye sebelumnya.
“Sekaligus untuk menyampaikan program pemerintah,” ujarnya.
Ngesti mengaku, kunjungan ke Pulau Batu Berian penuh tantangan. Karena ombak laut untuk menyeberang dari Pulau Serasan jarang bersahabat.
Ngesti sempat meninjau SMP satu atap yang sudah difungsikan. Menurutnya, sekolah tersebut menjawab tuntutan masa depan, karena selama ini di Pulau Berian tidak memiliki SMP. Siswa harus menyeberang pulau jika ingin melanjutkan pendidikan ke tingkat lebih tinggi yakni ke Pulau Serasan.
“Alhamdulillah, siswa tidak lagi menyeberang pulau setiap hari. SMP satu atap sudah difungsikan. Anak-anak di Batu Berian sudah sekolah semua, saya berharap banyak generasi Batu Berian melahirkan sarjana,” harap Ngesti.
Desa Batu Berian adalah pulau yang masuk pulau terluar dan berbatasan langsung dengan negara tetangga selain Pulau Laut. Kepada semua pihak, Ngesti mengajak untuk tetap menjalin kerja sama memba-ngun desa, agar Natuna bebas dari kesenjangan sosial dan ekonomi di perbatasan. Peme-rintah melalui Kementerian Desa sudah memilah kategori wilayah berdasarkan letak dan kondisinya.
“Desa Batu Berian ini masuk dalam kategori desa memba-ngun. Perlu diingat, tujuan dana desa harus mewujudkan desa mandiri secara ekonomi, termasuk Desa Batu Berian,” ujarnya. (aulia rahman)
