Rabu, 29 April 2026

Festival Jong Digelar Maret Mendatang

Berita Terkait

Sampan jong
Foto:.Yusnadi/Batam Pos

batampos.co.id – Fastival Jong 2019 akan hadir kembali pada Maret mendatang. Kadispora Kota Batam Hendriana Gustini mengatakan kegiatan ini akan berlangsung di Pantai Tanjung Mak Dare, Kampung Melayu, Batu Besar. Diharapkan peserta dan penonton merupakan wisatawan mancanegara.

Event ini bekerjasama dengan Disbudpar kota Batam,” ujarnya, Selasa
(26/2/2019).

Sementara Kepala Dinas Pariwisata Kepulauan Riau Boeralimar mengatakan festival ini memasuki tahun ke-17. Menurutnya, setiap tahun perhelatannya semakin meriah sehingga menjadi daya tarik bagi wisatawan yang berkunjung ke Batam.

“Bangga sekali melihat masyarakat Kampung Melayu yang terus melestarikan budayanya. Jika dikemas dengan baik dan dipromosikan secara luas, kegiatan seperti ini akan menjadi tontonan yang menarik,” katanya.

Kegiatan yang digelar setiap tahun ini juga mendapat dukungan dari Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I Kemenpar Rizky Handayani. Ia memprediksikan event ini akan meriah karena peserta dibuka untuk masyarakat Kepulauan Riau dan sekitarnya, termasuk dari negara tetangga yakni Malaysia dan Singapura.

“Festival Jong 2019 bisa diikuti semua lapisan masyarakat dari semua kelompok umur. Panitia membagi atas beberapa kategori. Antara lain kelas jong kecil dengan ukuran 1-1,29 meter, jong sedang 1,30-1,59 meter, jong besar 1,60-1,90 meter, dan kelas jong untuk anak-anak,” katanya.

Sementara syarat wajib dipatuhi peserta yakni layar jong harus terbuat dari bahan jenis parasut dan tidak diperkenalkan pakai bahan plastik. Jika melanggar, peserta akan didiskualifikasi dan otomatis gugur dari perlombaan.

“Kegiatan ini menyediakan hadiah total sebesar Rp 61 juta. Pendaftaran dibuka mulai 1 Maret dan ditutup pada 10 Maret,” kata Asdep Bidang Pemasaran I Regional I Kemenpar Dessy Ruhati.

Menteri Pariwisata Arief Yahya menambahkan sport tourism menjadi salah satu potensi wisata yang dikembangkan Kemenpar. Tak jauh beda dengan jenis wisata lain, sport tourism diyakini mampu menarik banyak pengunjung. Bahkan mendatangkan wisatawan mancanegara.

“Sport tourism sudah dikembangkan beberapa daerah di Indonesia. Sebagian diantaranya masuk Calender of Event (CoE) Kemenpar 2019. Bukan tidak mungkin Festival Jong juga masuk suatu hari nanti dan semakin berkembang serta menjadi daya tarik wisatawan mancanegara,” ungkapnya. (une)

Update