Sabtu, 11 April 2026

Rp 3,058 Miliar Hasil Donasi Warga Batam Didonasikan

Untuk Korban Bencana Palu dan Donggala

Berita Terkait

Wakil Wali Kota Batam Amsakar Achmad didampingi Ketua DPRD Kota Batam Nuryanto menyerahkan secara simbolis bantuan uang yang terhimpun dari donasi masyarakat Batam untuk korban bencana Palu dan Donggala kepada Bupati Donggala Kasman Lassa, Selasa (5/3). (Dokumentasi Humas Pemko Batam)

batampos.co.id – Pemerintah Kota (Pemko) Batam menyerahkan bantuan kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Donggala, Sulawesi Tengah (Sulteng) sebesar Rp 3.058.757.784 di Kantor Bupati Donggala, Selasa (5/3).

Bantuan diserahkan Wakil Wali Kota Batam Amsakar Achmad kepada Bupati Donggala Kasman Lassa. Amsakar mewakili Wali Kota Batam, Muhammad Rudi yang berlahangan ke Donggala.

Amsakar menjelaskan, bantuan yang diserahkan merupakan bentuk kepedulian dari warga Batam dan perusahaan yang ada di Kota Batam atas musibah bencana alam yang menimpa Palu dan Donggala, beberapa waktu lalu.

Bersama Amsakar, turut mendampingi Ketua DPRD Kota Batam Nuryanto, perwakilan dari PT Adhya Tirta Batam (ATB) dan perwakilan dari PT Epcos Indonesia.

“Ketika melihat Palu dan Donggala menghadapi luluh lantak oleh bencana tsunami, gempa dan likuifaksi, maka kami bersama Pak Wali Kota menginisiasi pertemuan de-ngan Dinas Sosial, Karang Taruna dan PKH. Pada tanggal 4 Oktober 2018 kami bergerak bersama-sama memobilisasi masyarakat Batam untuk membantu saudara-saudara kita yang menjadi korban bencana. Alhamdulillah dari tanggal 4 sampai 20 Oktober 2018, terkumpul dana dari masyarakat dan perusahaan Rp 3 miliar lebih,” jelas Amsakar.

Sedianya, bantuan ini dapat digunakan untuk bangunan fisik sekolah yang ada di Kabupaten Donggala, yakni SMP Negeri 1 Sirenja. Amsakar menceritakan, saat gempa dan tsunami di Aceh, Pemko Batam juga menyumbang sejumlah uang dan dana itu juga digunakan untuk membangun unit sekolah baru. Pada saat gempa di Lombok, Pemko Batam juga menyerahkan bantuan senilai Rp 2 miliar.

“Sesuai arahan Pak Wali Kota agar bantuan yang diberikan ini bisa dikonsentrasikan pada satu bangunan fisik sekolah. Kami melalui Sekretaris Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat, Pak Leo Putra sudah berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Donggala,” ungkap pria yang pernah menjabat sebagai Kadisperindag Kota Batam ini.

Harapannya, bantuan dari warga Batam ini dapat meri-ngankan dan memulihkan kondisi Palu dan Donggala. Kenapa wali kota ingin bantuan ini digunakan untuk pendidikan, karena anak bangsa harus sama-sama dijaga karena tongkat estafet republik ini ke depan berada di tangan anak bangsa.(ratna)

Update