batampos.co.id – Gerakan Pemuda Nusantara (GPN) menggelar pelantikan dan dialog kebangsaan di Aula Golden Prawn 933 Bengkong, Jumat (8/3). Kegiatan tersebut juga mendeklarasikan pemilu damai pileg dan pilpres 2019 dengan tema ”Menjaga Ke-bhinnekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia”.
Ketua GPN Riski Perdana mengatakan, tujuan kegiatan untuk mengajak pemuda dan pemudi Kepri menyambut pemilu damai 2019 dengan gembira. Apalagi Kepri berada di wilayah yang sangat strategis karena berdampingan dengan negara luar.
”Harapan kami dengan dialog ini para pemuda bisa menyambut pemilu dengan gembira, sehinga tercipta situasi yang kondusif, aman, dan tentram,” ujar Riski.
Dalam kesempatan itu, Riski juga membacakan deklarasi dengan bunyi mendukung penuh terciptanya pemilu damai yang gembira, mengajak masyarakat untuk ke TPS 17 April 2019.
Menolak dan mengutuk keras gerakan yang mendegradasi kualitas demokrasi seperti politik uang. Serta mengimbau masyarakat untuk tidak terprovokasi oleh politik, SARA yang bisa memicu perpecahan serta mengajak masyarakat untuk selfie guna mendapatkan hasil pemilu jujur dan berkualitas.
Di tempat yang sama, Ketua Umum PWI Kepri Candra Ibrahim sependapat jika pemilu kali ini harus mendapat perhatian khusus dan berlangsung damai. Bahkan ia berharap pesta demokrasi tidak menimbulkan luka di hati seluruh masyarakat Indonesia, terlebih Kepri.
”Saya mewakili seluruh media di Kepri juga berharap pemilu berlangsung dengan baik dan damai. Sebagai media, kami menyampaikan semua kejadian dengan tulisan dan foto,” imbuh Candra.
Di lain hal, ia mengajak masyarakat agar bisa lebih cerdas menyaring berita yang ada di media, terutama media sosial. Sebab banyak informasi yang disebar tanpa tanpa adanya konfirmasi dan opini pribadi, seperti status di media sosial.
”Masyarakat jangan mau diadu domba, bijaklah dalam menerima informasi,” tutur Candra.
Sedangkan Dir Bimas Polda Kepri Kombes Bambang Sigit Priyono juga berharap pemilu di Kepri berlangsung lancar dan damai.(she)
