Selasa, 7 April 2026

PLN Batam Beri Jaminan Tidak akan Padamkan Listrik Sekolah

Berita Terkait

Ilustrasi

batampos.co.id – PLN Batam kembali melakukan pemadaman listrik bergilir sejak Senin (25/3) lalu.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Kepri W Hendri Kurniadi mengatakan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan PLN Batam untuk menjaga pasokan listrik selama UNBK berlangsung.

Menurut Hendri, pihak PLN Batam sudah memberikan jaminan dan berkomitmen kepada Dinas ESDM tidak akan melakukan pemadaman selama UNBK. Termasuk juga akan mengurangi pemadaman bergilir pada malam hari.

”Kami sudah menghubungi PLN Batam. Mereka (PLN Batam, red) komit tidak memadamkan lampu selama masa UNBK, serta pada malam hari agar tidak mengganggu waktu belajar,” katanya, Selasa (26/3/2019).

Ia mengatakan, saat ini PLN Batam memang sedang melakukan perbaikan pada pembangkitnya. Perbaikan tersebut sebagai antisipasi dan pencegahan kerusakan saat Pemilu maupun Ramadan mendatang.

”Kami berharap agar diberi info jika ada yang dapat kami lakukan agar anak-anak dapat melaksanakan ujian dengan baik. Koordinasi juga kami lakukan dengan Dinas Pendidikan, mengingat mereka yang mempunyai peta sekolah yang diperlukan untuk siaga, jangan sampai mati lampu,” terangnya.

Sementara itu, Humas PLN Batam Yoga Perdana mengakui saat ini perbaikan pembangkit masih terus dilakukan.

”Namun untuk jalur ke sekolah-sekolah yang sedang melaksanakan UNBK diprioritaskan untuk pasokan listriknya. Kami juga akan minimalisir agar pada malam hari tidak terjadi pemadaman,” jelasnya.

Sebelumnya, Yoga mengatakan pemadaman bergilir dikarenakan adanya gangguan mesin PLTD dan PLTG. ”Mesinnya mendadak gangguan,” ucapnya.

Dikatakannya, pemadaman tersebut berdampak pada beberapa daerah di Batam. Selain itu, durasi pemadaman sedikit panjang, yakni dua jam di setiap wilayah.

”Kami masih lakukan perbaikan dan perawatan.”

Sejumlah warga di Batam juga berharap agar tidak terjadi pemadaman di malam hari. Sangat mengganggu, terutama bagi warga yang punya anak bayi dan anak yang masih sekolah.

”Kami memang meminta agar tidak ada pemadaman di malam hari. Sangat mengganggu,” kata Lina, warga Batuaji, kemarin.(ian)

Update