Kamis, 9 April 2026

Lubang di Pedestrian tak Kunjung Ditutup

Berita Terkait

foto: batampos / rani

batampos.co.id – Seorang turis nyaris terperosok dan jatuh ke drainase tanpa penutup di sekitar Engku Putri, Selasa (26/3). Lobang di pedestrian di samping pagar alun-alun Engku Putri itu hanya diberikan penanda yakni ranting-ranting pohon dan tali plastik.

Be careful, Big Hole (hati-hati ada lobang besar),” ujar seorang wisatawan yang berjalan kaki dari arah pelabuhan Batam Center.

Wisman tersebut langsung menjauhkan kakinya dari lobang tersebut. Dan terlihat mereka mengerutkan dahi melihat lobang yang menganga tersebut.

Seorang warga yang sedang jalan di sana juga mengakui bahwa keberadaan lobang tersebut sangat berbahaya. Sudah ada beberapa warga yang hendak masuk ke drainase tersebut.

“Saya sering olahraga di sekitar sini. Dan ini memang sudah lama. Banyak yang mau jatuh ke lubang itu,” katanya.

Sementara itu anggota komisi III DPRD Kota Batam, Werton Panggabean meminta Pemko Batam untuk serius menangani lobang tersebut. Di mana lubang tersebut memang sengaja dibuat untuk memudahkan pembersihan drainase.

“Ya kami minta itu ditutup. Jangan dibiarkan terbuka seperti itu. Itu sangat berbahaya. Jangan sampai ada dulu korbannya,” katanya.

Sementara itu Kabaghumas Pemko Batam Efrius mengatakan, bahwa hal tersebut sudah ditindaklanjuti dinas bina marga untuk proses penggantian.

“Ya itu akan diubah ke beton, karena kalau besi sering hilang dicuri,” katanya.

Ia meminta warga yang melintas di sana untuk lebih berhati-hati. Di sana sudah ada penanda yang diberikan Pemko Batam.(*)

Update