Kamis, 23 April 2026

Sekolah Swasta, Solusi Kurangnya Daya Tampung

Berita Terkait

Dari kiri, Hilwa Nafa Muyassar, Rina Dwi Astuti dan Edrick Belmiro Philbertio berfoto bersama di depan Sekolah Putra Batam, Batuaji, Kamis (12/7/2018). F Dalil Harahap/Batam Pos

batampos.co.id – Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Batam terus melakukan koordinasi dengan pihak sekolah swasta terkait Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB).

Kepala Disdik Kota Batam Hendri Arulan mengatakan, perihal ini kerap ia sampaikan ketika menghadiri kegiatan di sekolah swasta.

“Saya bilang, pendidikan tak hanya di sekolah negeri namun juga di sekolah swasta,” imbuhnya.

Maka dari itu, ia menilai orang tua calon siswa tak semestinya memaksakan kehendak jika sekolah negeri sudah penuh jika merujuk pada semangat memberikan pendidikan bagi anak. Dalam hal ini, saat PPDB kerap bertanya langsung ke sekolah swasta perihal solusi mengatasi persoalan daya tampung.

“Ada juga, sekolah swasta yang kualitasnya bagus. (Daya tampung) di sekolah negeri juga kadang terbatas,” kata dia.

Akan tetapi pemerintah terus membangun ruang belajar dan sekolah baru. Terkait ini, Hendri menilai pendidikan dasar merupakan tugas pemerintah. Namun satu sisi, tidak bisa dipungkiri sekolah swasta memberi andil dalam pendidikan.

“Satu kelas mungkin sekitar 32 orang mungkin masih ada toleransi, tapi kalau sampai 40 orang satu kelas, kulaitas pasti berkurang karena terlalu padat,” imbuhnya.

Sementara terkait opsi pemberlakuan dua shift, ia akui baru sebatas wacana. Karena pihaknya akan terlebih dahulu melihat kondisi ril di lapangan kelak. “Kami akan melihat perkembangannya terlebih dahulu,” tambahnya.

Ia berharap peran swasta juga dapat membantu siswa yang tidak mampu. Sementara Pemko Batam telah membantu memberikan insentif guru swasta. Perihal ini, tidak sejalan dengan harapan Dewan Pendidikan yang juga meminta Pemko Batam mensubsidi biaya untuk siswa ke depannya.

“Pemko tak ada subsidi untuk itu (siswa) tapi guru telah kami bantu. Sekolah kami harapkan, berikan keringan bagi siswa terutama yang tidak mampu,” imbuhnya.

Selain itu, ia juga mengajak sekolah swasta terus meningkatkan mutunya agar menarik animo masyarakat menyekolahkan anaknya di sekolah swasta bertambah.

“Yang pertama kualitas, kenyamanan tentu pasti akan berlomba-lomba ke sana (sekolah swasta),” pungkasnya. (iza)

Update